
Bola.net - Brighton akan kedatangan lawan kuat Manchester City di AMEX Stadium, Minggu (12/7/2020) dini hari WIB di lanjutan Premier League pekan 35. Pertandingan yang sangat sulit bagi tuan rumah.
Pertandingan melawan Manchester City di kandang sendiri ini jelas menjadi laga kedua tersulit mereka secara berurutan. Sebelum Manchester City datang, mereka menjamu Liverpool dan kalah dengan skor 1-3.
Sama seperti Liverpool, Manchester City juga merupakan tim dengan daya ledak hebat di lini serang. Memiliki para pemain seperti Riyad Mahrez, Raheem Sterling, Kevin De Bruyne, hingga Phil Foden menjadi keuntungan The Citizens.
Namun bukan sepak bola namanya bila hasil akhirnya sudah ketahuan sebelum pertandingan. Melawan Manchester City, Brighton juga memiliki pemain yang berpotensi menjadi pembeda pada pertandingan ini.
Berikut adalah 5 pemain yang bisa menjadi pembeda di duel Brighton vs Manchester City.
Lewis Dunk
Melawan tim dengan daya ledak seperti Manchester City, peran Lewis Dunk di pertahanan Brighton akan krusial. Salah satu keunggulan Brighton adalah ketika menghadapi situasi bola-bola mati. Keberadaan Dunk sangat membantu dalam menghalau serangan udara.
Bukan hanya karena keunggulannya dalam duel udara, namun Dunk juga piawai membaca permainan. Musim ini, Dunk mampu melakukan rata-rata tekel sukses sebesar 1,2 per laga, 3,3 sapuan per laga dan memenangi rata-rata 2,7 duel udara per laga.
Melihat catatan itu, adalah jelas bahwa Dunk bisa dikatakan pemain terbaik yang dimiliki Brighton musim ini, dalam hal mengamankan mereka dari serangan lawan. Bila Dunk tampil di performa terbaiknya, ini akan sulit bagi Manchester City menemukan ruang cukup di pertahanan untuk mencetak gol.
Tariq Lamptey
Tariq Lamptey didatangkan Brighton dari Chelsea pada hari penutupan bursa transfer Januari lalu. Sejak itu, pemain yang baru berusia 19 tahun tersebut terus memesona.
Selain mampu bermain sebagai bek sayap, Lamptey juga fasih bermain di peran yang lebih ofensif. Bila sisi kiri pertahanan Manchester City lengah, penetrasi dari Lamptey bisa sangat merepotkan.
Bukan hanya di sisi ofensif. Kecepatan dari Lamptey juga bisa sangat menentukan di laga ini. Menghadapi penyerang cepat Manchester City seperti Raheem Sterling, kecepatan Lamptey bisa jadi senjata untuk menutup pergerakan Sterling yang tengah onfire akhir-akhir ini.
Kevin De Bruyne
Kevin De Bruyne tak memiliki masalah berarti dalam kebugarannya. Menghadapi Brighton, De Bruyne akan kembali menjadi andalan Josep Guardiola dalam membangun serangan The Citizens.
Performa De Bruyne sendiri tengah menggila sejak liga kembali digulirkan dengan torehan tiga gol dan dua assist dari enam laga Premier League sejak restart. Kelebihan lainnya adalah kemampuannya memberikan umpan kunci dengan rata-rata 3,6 umpan kunci per laga dan melepas tembakan rata-rata 2,9 tembakan per laga.
Perannya pun tak melulu dalam transisi penyerangan. Ketika Manchester City membutuhkan kehadirannya saat diserang, De Bruyne tak canggung. Melansir dari Whoscored, De Bruyne mampu melepas tekel sukses rata-rata 1,2 per pertandingan saat menghentikan serangan lawan.
Raheem Sterling
Dengan cederanya Sergio Aguero, tanggung jawab Sterling dalam urusan mencetak gol sepertinya bertambah besar. Belum moncernya Gabriel Jesus yang diplot sebagai pengganti Aguero menjadi penyebabnya.
Musim ini, Sterling telah mencetak 14 gol dan menjadi top skor kedua tim setelah Aguero. Jadi wajar bila Josep Guardiola begitu mengandalkannya di lini depan.
Performa Sterling juga membaik setelah liga kembali digulirkan. Sejak liga kembali bergulir, Sterling sudah membuat tiga gol dari empat pertandingan. Dan menghadapi tim seperti Brighton, ini akan jadi peluang Sterling untuk menambah pundi-pundi golnya.
Riyad Mahrez
Musim ini Riyad Mahrez seperti terlahir kembali. Setelah sempat mengalami kesulitan di musim pertamanya bergabung, winger Aljazair tersebut menunjukkan kemampuan terbaiknya musim ini.
Selain mampu memberikan assist untuk rekan setimnya, Mahrez juga tak sungkan mengeksekusi langsung setiap peluang yang ia dapatkan.
Catatan statistiknya musim ini juga lumayan. Di Premier League musim ini, dari 20 laga Mahrez mampu membuat 10 gol dan 8 assist untuk rekannya. Dari rating Whoscored pun, Mahrez menjadi pemain terbaik kedua di skuad Manchester City setelah Kevin De Bruyne.
Menghadapi Brighton yang kemungkinan akan bermain lebih ke dalam, pergerakan dan atribut serangan Mahrez akan sangat berguna. Kemampuannya melepas umpan kunci dan kemampuannya melewati lawan bisa menjadi pembeda pada laga ini.
Tonton Video Menarik Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Brighton vs Manchester City di Mola TV
Liga Inggris 11 Juli 2020, 23:55
-
5 Pemain yang Bisa jadi Pembeda di Laga Brighton vs Manchester City
Liga Inggris 11 Juli 2020, 12:16
-
Performa Bernardo Silva Menurun, Pep Guardiola: Saya yang Salah
Liga Inggris 11 Juli 2020, 04:21
-
Nedved: Real Madrid dan Man City Kandidat Juara Liga Champions
Liga Champions 10 Juli 2020, 23:39
LATEST UPDATE
-
Siap Sapu Bersih! 10 Tim dan 40 Pembalap Yamaha Berambisi Dominasi Kejurnas 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 21:02
-
Aldi Satya Mahendra Pimpin Gebrakan, Inilah Formasi Maut Yamaha Racing Indonesia 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 20:33
-
Hasil Drawing 16 Besar UEFA Conference League 2025/2026
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 20:22
-
Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa
Liga Champions 27 Februari 2026, 20:07
-
Ini Panduan Lengkap Nonton KLBB Festival 2026
Lain Lain 27 Februari 2026, 18:57
-
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 27 Februari 2026, 18:46
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21


















KOMENTAR