
Bola.net - Musim 2021/22, Manchester City sekali lagi membuktikan diri sebagai tim terkuat di Liga Inggris. Mereka jadi juara Premier League dengan performa meyakinkan selama 38 pertandingan panjang.
Perjuangan mempertahankan trofi musim ini tidak berjalan mudah bagi Man City. Lagi-lagi ada Liverpool yang terus mengusik, menempel ketat di peringkat dua klasemen akhir.
Kendati demikian, ketangguhan skuad dan kekuatan mental pemain Man City jadi pembeda. Kevin De Bruyne dkk. sudah tahu betul apa yang diperlukan untuk jadi juara Liga Inggris.
Man City membungkus total 93 poin dari 38 pertandingan. Mereka mencetak total 99 gol dan kebobolan 26 gol. Sepanjang musim, Man City hanya tiga kali kalah.
Menariknya, perjalanan Man City tidak serta-merta berlangsung mulus. Ada beberapa laga sulit yang jadi batu sandungan mereka musim ini.
Biar begitu, ada pula laga-laga kunci penentu keberhasilan Man City. Menurut Sky Sports, paling tidak ada 5 pertandingan yang perlu diperhatikan. Apa saja?
Man United 0-2 Man City (6 November 2021)

Man City sempat kesulitan di awal musim. Setelah 10 pertandingan, Man City tertinggal di klasemen sementara, kalah dari Liverpool dan Chelsea.
Biar begitu, respons skuad Man City luar biasa. Mereka mendatangi Man United dan memenangi derby, lalu merangkai 11 kemenangan beruntun selanjutnya.
Diduga Man City sempat kesulitan menemukan ritme karena jeda internasional di awal musim yang mengganggu kinerja tim. Untungnya, Guardiola bisa menyatukan skuad untuk mengatasi masa-masa sulit tersebut.
Arsenal 1-2 Man City (1 Januari 2022)

Man City tidak bermain baik di laga ini, bahkanbisa dibilang hampir kalah. Arsenal tampil lebih agresif dan menang taktik, layak memetik kemenangan.
Biar begitu, Arsenal membuat kesalahan-kesalahan sendiri yang bisa dimanfaatkan Man City. Gol Rodri di injury time cukup untuk membungkus tiga poin.
Laga ini membuktikan bahwa Man City tetap bisa menang meski tidak tampil di level terbaiknya. Itulah yang dilakukan oleh tim juara, tiga poin tetap yang paling penting.
Man City 2-2 Liverpool (10 April 2022)

Man City seharusnya bisa memenangi pertandingan ini. Mereka dua kali unggul, tapi dua kali membiarkan Liverpool menhyamakan kedudukan.
Biar begitu, hasil imbang sudah cukup bagus bagi Man City. Saat itu Liverpool mendapatkan momentum dan Man City bisa menghentikannya.
Hasil 2-2 ini terbukti krusial hngga akhir musim. Andai Liverpool menang, ceritanya bakal berbeda.
Man City 5-0 Newcastle (8 Mei 2022)

Laga kontra Newcastle datang tepat setelah kegagalan Man City di Liga Champions. Mereka baru dihantam Real Madrid, jelas para pemain sedang tidak dalam kondisi terbaiknya.
Biar begitu, pertandingan ini justru jadi momen kebangkitan Man City. Mereka menghajar Newcastle dengan skor telak 5-0 dan kembali mendulang kepercayaan diri.
Kemenangan ini jadi modal berharga untuk laga-laga berikutnya. Para pemain bisa melupakan kegagalan di UCL dengan cepat.
Man City 3-2 Aston Villa (22 Mei 2022)

Laga terakhir yang krusial. Skenarionya seolah-olah mendukung Liverpool, ada Steven Gerrard dan Philippe Coutinho di Aston Villa yang bisa menjegal Man City.
Terbukti, Man City sempat kesulitan dan tertinggal 0-2. Saat itu Liverpool sempat mendapatkan momentum untuk menang dan jadi juara.
Biar begitu, mentalitas dan ketangguhan skuad Man City jadi pembeda. Mereka membalikkan kedudukan hanya dalam enam menit. Laga ini pun jadi penentu Man City menjuarai Liga Inggris musim ini.
Sumber: Bola, Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- William Saliba Nyaman Marseille, Eh Arteta Tarik Balik ke Arsenal
- Chelsea Incar 8 Bek Top Eropa untuk Atas Krisis Lini Belakang, Siapa Saja Mereka?
- Doa Terbaik Jose Mourinho untuk Manchester United di Bawah Asuhan Erik ten Hag
- Manchester City di Musim 2021/22: Mental dan DNA Juara Memang Tidak Bisa Bohong
- Terungkap! 2 Pemain yang Berantem di Sesi Latihan MU Ternyata adalah Alex Telles dan Hannibal Mejbri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ternyata Belum Ajukan Tawaran untuk Transfer Gabriel Jesus
Liga Inggris 25 Mei 2022, 19:00
-
'Erling Haaland Bukan Tipe Pemainnya Pep Guardiola'
Liga Inggris 25 Mei 2022, 15:31
-
Tunggu Guardiola, PSG Pertahankan Pochettino Semusim Lagi?
Liga Eropa Lain 25 Mei 2022, 13:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Voli 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
-
Jadwal Premier League di MOJI Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 09:50
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 21 Februari 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR