
Bola.net - Manajer Chelsea, Rafael Benitez berpendapat jika timnya layak mendapat hadiah penalti dari wasit Howard Webb, saat The Blues takluk 2-3 dari Newcastle United.
Komentar tersebut menyusul terjadinya insiden di babak pertama, antara Demba Ba dan Fabricio Coloccini. Akibat kejadian itu, eks striker The Magpies mengalami patah tulang, dan harus digantikan Fernando Torres.
Satu gol Jonas Gutierrez dan sepasang gol Moussa Sissoko gagal disamakan oleh Chelsea, yang hanya mampu mengejar melalui gol Frank Lampard dan Juan Mata.
Menurut Benitez, pertandingan berubah usai pelanggaran yang tidak dianggap tersebut. Dari sudut pandangnya, Chelsea layak mendapatkan hadiah penalti dan Coloccini patut dikartu merah.
"Kami tidak bisa mengubah situasi Demba Ba. Itu adalah sebuah penalti dan sebuah kartu merah bagi saya. Hal itu mengubah pertandingan. Kami kehilangan satu pemain dengan tulang yang patah dan memakai satu pergantian," terang Benitez.
"Usai melihat replay, itu sangat jelas. Seorang pemain dengan hidung patah dan berdarah selama lima menit adalah bukti yang bagus. Saya sangat menghormati wasit, tapi keputusan itu salah. Saya ingin mengingatkan kalian bahwa hal itu terjadi karena kadang anda tidak mengingat hal-hal ini."
Kekalahan itu membuat selisih Chelsea kian jauh dari duo klub Manchester di puncak klasemen Premier League. Sementara Newcastle juga semakin menjauhkan diri dari zona degradasi. (sky/atg)
Komentar tersebut menyusul terjadinya insiden di babak pertama, antara Demba Ba dan Fabricio Coloccini. Akibat kejadian itu, eks striker The Magpies mengalami patah tulang, dan harus digantikan Fernando Torres.
Satu gol Jonas Gutierrez dan sepasang gol Moussa Sissoko gagal disamakan oleh Chelsea, yang hanya mampu mengejar melalui gol Frank Lampard dan Juan Mata.
Menurut Benitez, pertandingan berubah usai pelanggaran yang tidak dianggap tersebut. Dari sudut pandangnya, Chelsea layak mendapatkan hadiah penalti dan Coloccini patut dikartu merah.
"Kami tidak bisa mengubah situasi Demba Ba. Itu adalah sebuah penalti dan sebuah kartu merah bagi saya. Hal itu mengubah pertandingan. Kami kehilangan satu pemain dengan tulang yang patah dan memakai satu pergantian," terang Benitez.
"Usai melihat replay, itu sangat jelas. Seorang pemain dengan hidung patah dan berdarah selama lima menit adalah bukti yang bagus. Saya sangat menghormati wasit, tapi keputusan itu salah. Saya ingin mengingatkan kalian bahwa hal itu terjadi karena kadang anda tidak mengingat hal-hal ini."
Kekalahan itu membuat selisih Chelsea kian jauh dari duo klub Manchester di puncak klasemen Premier League. Sementara Newcastle juga semakin menjauhkan diri dari zona degradasi. (sky/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benitez: Chelsea Akan Finish di Tiga Besar
Liga Inggris 3 Februari 2013, 09:15
-
Benitez Anggap Chelsea Layak Diberi Hadiah Penalti
Liga Inggris 3 Februari 2013, 03:30
-
Review: Sepasang Gol Sissoko Buat Chelsea KO
Liga Inggris 3 Februari 2013, 00:18
-
Metode Rumit Benitez Bikin Pemain Chelsea Gerah
Liga Inggris 2 Februari 2013, 18:30
-
Data dan Fakta EPL Matchday 25: Newcastle vs Chelsea
Liga Inggris 2 Februari 2013, 11:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 21 Mei 2026, 20:55
-
Luke Shaw Jalani Musim Terbaiknya Bersama Manchester United
Liga Inggris 21 Mei 2026, 19:55
-
West Ham Siap Jual Bintangnya ke MU, Tapi...
Liga Inggris 21 Mei 2026, 19:00
-
Sandro Tonali Gabung MU? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Inggris 21 Mei 2026, 18:30
-
Titah Hansi Flick ke Barcelona: Permanenkan Marcus Rashford Segera!
Liga Spanyol 21 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Mei 2026, 17:57
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR