Bola.net - Fabio Borini bersikeras bahwa filosofi ala Marco Giampaolo cocok dengan AC Milan dan meminta semua pihak tetap mendukung proses perubahan yang tengah berlangsung.
Milan sebelumnya memakai formasi 4-3-3 dalam beberapa tahun terakhir. Namun setelah Giampaolo datang, Rossoneri memakai formasi favorit sang pelatih, 4-3-1-2.
Skema itu terus dimatangkan pada masa pra musim. Dan meski tak menuai hasil sesuai harapan, formasi itu tetap dipakai di laga perdana Serie A musim ini melawan Udinese.
Alhasil, Milan tampil kurang menggigit. Mereka memang lebih dominan dalam menguasai bola.
Akan tetapi Milan tak mampu memanfaatkannya untuk merancang serangan yang berbahaya ke kotak penalti Udinese. Alhasil selama 90 menit, tak satupun tendangan Suso cs yang mengarah tepat ke gawang lawan.
Kepercayaan
Milan pun kalah 1-0 di laga itu. Marco Giampaolo usai laga mengatakan bahwa banyak hal yang mesti ia renungkan agar Rossoneri bisa tampil lebih baik.
Borini kemudian menegaskan perubahan memang membutuhkan waktu yang tak sebentar. Jadi ia berharap semua pihak tetap bersabar dan tidak pesimis.
“Proses kami membutuhkan kepercayaan. Kami telah mengubah banyak hal dalam cara kami bermain dan cara kami melihat pertandingan," ucapnya pada situs resmi Milan.
"Udinese sudah siap, menunggu kami dan kemudian menggunakan serangan balik. Dalam kasus seperti ini, kami kesulitan dalam pengembangan permainan kami. Ini sesuatu untuk kami tingkatkan," seru Borini.
Cocok untuk Milan
Borini mengaku kecewa dengan kekalahan itu. Namun ia mengatakan bahwa jalan Milan masih panjang musim ini.
Jadi Milan pun pasti akan terus berbenah. Namun sekali lagi ia juga berharap semua pihak tetap yakin dan percaya pada proyek yang digarap oleh klub dan Marco Giampaolo.
"Ini pertandingan pertama dan kami kecewa dengan hasilnya tetapi masih ada jalan panjang di liga. handball atau tanpa handball, VAR atau tanpa VAR, kita harus berada dalam pertandingan. Perbedaannya dibuat dengan tidak kebobolan dan tetap fokus," tegasnya.
"Ini pertandingan pertama tetapi bukan alasan. Kita harus memiliki keyakinan dalam proses dan apa yang direncanakan klub. Ide-ide Pelatih cocok untuk Milan dan mereka menentukan untuk permainan kami," pungkas Borini.
Berikutnya AC Milan akan berhadapan melawan Brescia. Pertandingan itu akan dijalani Fabio Borini dkk di hadapan pendukungnya sendiri yakni Stadion San Siro.
(acmilan.com)
Baca Juga:
- Udinese vs AC Milan, Romagnoli: Rossoneri Harusnya Dapat Penalti!
- Wasit Tak Berikan Penalti Bagi Milan Kala Lawan Udinese, Ini Reaksi Giampaolo
- Kalah dari Udinese, Giampaolo Berencana Buang Taktik 4-3-1-2
- Suram! Giampaolo Sebut Milan tak Tunjukkan Banyak Hal Positif
- Hasil Pertandingan Udinese vs AC Milan: Skor 1-0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Resmi Putus Kontrak Ivan Strinic
Liga Italia 26 Agustus 2019, 23:43
-
Kebiasaan Buruk AC Milan Ternyata Belum Hilang
Liga Italia 26 Agustus 2019, 13:22
-
Indonesia di Mata Presiden AC Milan
Liga Italia 26 Agustus 2019, 13:16
-
GIAMPAOLO: GIni AMat PermAinan Orang2 LO
Liga Italia 26 Agustus 2019, 12:15
-
Kala Milan Dipermalukan Debutan Serie A Seharga Cuma 1,6 Juta Euro
Liga Italia 26 Agustus 2019, 11:39
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR