Hal tersebut diungkapkan oleh bos West Ham, Slaven Bilic, yang akan jadi lawan tim asuhan manajer Portugal, Chelsea, di laga lanjutan Premier League akhir pekan ini.
Pada Express, Bilic mengatakan: "Iri hati merupakan hal yang memainkan peran terbesar. Ketika Anda berada di puncak, orang-orang akan memuji Anda. Itu adalah salah satu modal terbesar media Inggris yang nantinya bakal meruntuhkan Anda.
"Orang yang paling sukses, orang yang paling kharismatik, orang nomor satu, Anda hanya bisa mencintai atau membenci mereka.
"Jika bicara tentang Mourinho, saya tidak tahu berapa banyak orang yang menyukai atau membencinya. Namun media Italia selalu mengutamakan rekor. Tidak mungkin Anda tak menghormati apa yang ia lakukan. CV-nya benar-benar luar biasa." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Salip Arsenal, Chelsea Terdepan Dapatkan Cavani
Liga Inggris 23 Oktober 2015, 23:48
-
Mourinho Siapkan Konoplyanka Gantikan Hazard
Liga Inggris 23 Oktober 2015, 23:45
-
Dianggap Tak Memiliki Respek, Mourinho Semprot Media Inggris
Liga Inggris 23 Oktober 2015, 22:07
-
Dua Clean Sheet Bikin Puas Mourinho
Liga Inggris 23 Oktober 2015, 20:08
-
Statistik Beri Bukti, Fans Chelsea Tak Biarkan The Blues Sendiri
Liga Inggris 23 Oktober 2015, 15:15
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR