
Bola.net - Arsenal kembali mencatat hasil mengecewakan usai takluk 1-2 dari Bournemouth dalam lanjutan Premier League. Kekalahan ini bukan hanya mengancam posisi mereka di zona Eropa, tetapi juga menambah catatan kelam klub musim ini.
Mikel Arteta kini berada dalam sorotan setelah timnya kembali gagal menjaga keunggulan. Apalagi, hasil di Emirates Stadium itu membuat Arsenal mencatat rekor buruk baru: Gagal menang dalam 10 laga Premier League di mana mereka sempat unggul terlebih dahulu.
Kini, total 21 poin telah terbuang dari posisi memimpin—angka tertinggi yang pernah dicapai klub sejak musim 2019/2020.
Arsenal Unggul Lebih Dulu, Lalu Tumbang
Mikel Arteta menurunkan hampir semua pemain inti dalam laga ini demi mengamankan tiga poin penting. Hanya Mikel Merino dan Jurrien Timber yang tidak tampil sejak menit awal. Keputusan ini sempat terlihat tepat saat Declan Rice membawa Arsenal unggul di awal pertandingan.
Gol itu lahir dari kerja sama apik dengan Martin Odegaard, yang mengirim umpan terobosan indah untuk Rice. Sang gelandang kemudian melewati Kepa Arrizabalaga dan mencetak gol ke gawang kosong. Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan hingga akhir laga.
Bournemouth tampil lebih agresif di babak kedua. Antoine Semenyo mengawali serangan dengan lemparan jauh yang disambut sundulan Dean Huijsen—pemain yang belakangan dikaitkan dengan Arsenal. Gol penyama ini menjadi titik balik bagi tim tamu.
Rekor Buruk dan Ancaman untuk Arteta
Kegagalan Arsenal menjaga keunggulan berlanjut di babak kedua. Lewat skema bola mati, Marcus Tavernier mengirim umpan ke tiang jauh yang berhasil dikonversi Evanilson menjadi gol. Meski sempat ditinjau VAR karena potensi handball, gol tersebut tetap disahkan.
Ini menjadi kali ke-10 musim ini Arsenal gagal menang setelah unggul lebih dulu—angka tertinggi sepanjang sejarah klub di Premier League. Dengan total 21 poin terbuang, mereka menyamai catatan negatif dari musim 2019-2020, ketika finis di peringkat delapan.
Kelemahan Arsenal tampak semakin mudah dibaca lawan: Bermain dengan blok rendah, menggandakan pengawalan terhadap winger mereka, dan memanfaatkan duel udara. Jika pola ini terus berlanjut, posisi Mikel Arteta bisa goyah jika target ke Liga Champions gagal tercapai.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jiwa dan Raga Arsenal demi Singkirkan PSG
Liga Champions 6 Mei 2025, 14:45
-
Apakah Semesta Tak Berpihak pada Arsenal?
Liga Champions 6 Mei 2025, 13:59
-
PSG vs Wakil Inggris: Sering Ketemu, Hasilnya Campur Aduk
Liga Champions 6 Mei 2025, 13:32
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR