
Bola.net - Chelsea melanjutkan catatan belum pernah kalah di bawah kendali manajer Thomas Tuchel. Namun, ada satu catatan penting di mana The Blues tidak cukup tajam bersama pria asal Jerman itu.
Chelsea berjumpa Leeds United pada laga pekan ke-28 Premier League pada Sabtu (13/3/2021) malam WIB. Pada yang digelar di Elland Road, kedua tim harus puas dengan skor imbang 0-0.
Bagi Chelsea, hasil ini membuat mereka belum pernah kalah pada 12 laga di bawah arahan Tuchel. Sedangkan, bagi Leeds, mereka kini dalam situasi yang sulit lantaran gagal menang pada tiga laga terakhir.
Cleansheet Lagi
Chelsea mampu menjaga gawangnya untuk tidak kebobolan pada laga kontra Leeds. Artinya, dari 12 laga yang sudah dimainkan, The Blues mampu mencatatkan 10 laga dengan catatan cleansheet alias nirbobol bersama Tuchel.
Hanya dua gol yang bersarang di gawang Chelsea. Satu gol dicetak Takumi Minamino dan satu gol lain hadir dari aksi bunuh diri Antonio Rudiger.
Tentu saja ini menjadi catatan yang sangat bagus bagi Chelsea. Mereka mampu memperbaiki sesuatu yang menjadi titik lemah pada era Frank Lampard. Chelsea kini punya pertahanan yang cukup solid.
Akan tetapi, di balik pertahanan yang solid tersebut, ada tugas besar yang harus dirampungkan Tuchel. Lini depan Chelsea tidak cukup tajam untuk mencetak gol dan meraih kemenangan dengan skor telak.
Chelsea Minim Gol
Di bawah Tuchel, Chelsea baru mencetak 13 gol dari 12 laga yang sudah dimainkan. Chelsea gagal mencetak gol pada tiga laga dan belum pernah mencetak lebih dari tiga gol dalam satu laga.
Pada era Lampard, dari 57 laga, Chelsea hanya gagal mencetak gol pada dua laga saja.
3 - Chelsea have had more goalless draws in 10 Premier League games under Thomas Tuchel (3) than they did in 57 under Frank Lampard (2). pic.twitter.com/kElnYZVrB4
— OptaJoe (@OptaJoe) March 13, 2021
Sejauh ini, skor 2-0 menjadi kemenangan paling telak yang pernah diraih Chelsea pada era Tuchel.
The Blues tiga kali menang dengan skor 2-0. Masing-masing terjadi ketika berjumpa Everton, Newcastle, dan Burnley. Semua diraih ketika bermain di ajang Premier League.
Apa Kata Thomas Tuchel?
Tuchel tidak menutup mata dengan situasi pelik di lini depan Chelsea. Dia menyadari bahwa anak asuhnya tidak cukup tajam dan klinis dalam memanfaatkan peluang mencetak gol.
"Kami memiliki kualitas yang cukup untuk mengkonversi peluang dengan lebih baik lagi dan menjadi lebih klinis. Ini adalah tanggung jawab kami, tanggung jawab saya untuk menciptakan lebih banyak gol," ucap Tuchel.
"Mungkin juga untuk memiliki lebih banyak peluang emas," sambung eks pelatih PSG tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekrut Erling Haaland, Niscaya Chesea Bisa Menjadi Kandidat Kuat Juara
Liga Inggris 14 Maret 2021, 18:09
-
Masa Bodoh Soal Penguasa London, Arteta Ingin Arsenal Jadi Penguasa EPL
Liga Inggris 14 Maret 2021, 16:19
-
Mengapa Thomas Tuchel Mainkan Kai Havertz Sebagai 'Nomor 9' di Chelsea?
Liga Inggris 14 Maret 2021, 03:17
-
Chelsea Saingi Manchester United dalam Transfer Gianluca Mancini
Liga Inggris 14 Maret 2021, 02:20
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR