Chelsea Sudah Ganti Pelatih, Apakah Sterling dan Disasi Punya Masa Depan Bersama Liam Rosenior?

Chelsea Sudah Ganti Pelatih, Apakah Sterling dan Disasi Punya Masa Depan Bersama Liam Rosenior?
Raheem Sterling saat bermain untuk Chelsea melawan Preston North End di Piala FA, 6 Januari 2024 silam. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Manajer anyar Chelsea, Liam Rosenior, membawa harapan baru bagi para pemain yang sempat tersingkir dari skuad utama. Ia berencana menggelar pembicaraan khusus dengan Raheem Sterling dan Axel Disasi terkait masa depan mereka di Stamford Bridge.

Kedua pemain tersebut sebelumnya berlatih terpisah dari tim utama setelah dianggap surplus oleh manajer lama, Enzo Maresca. Kini, pintu kesempatan tampaknya mulai sedikit terbuka di bawah rezim baru.

Rosenior menegaskan niatnya untuk mengevaluasi situasi kedua pemain tersebut secara langsung. Meski jadwal pertandingan sangat padat, ia menempatkan agenda ini sebagai salah satu prioritas utamanya.

Situasi ini menjadi menarik mengingat bursa transfer Januari masih dibuka. Keputusan Rosenior nanti akan sangat menentukan langkah karier Sterling dan Disasi.

1 dari 4 halaman

Rencana Pertemuan dalam Waktu Dekat

Bek Chelsea, Axel Disasi saat bermain di laga melawan Middlesbrough di Carabao Cup, 23 Januari 2024 silam. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bek Chelsea, Axel Disasi saat bermain di laga melawan Middlesbrough di Carabao Cup, 23 Januari 2024 silam. (c) AP Photo/Kin Cheung

Rosenior mengakui belum sempat duduk bersama kedua pemain tersebut karena kesibukan pasca-penunjukan dirinya. Namun, ia berjanji akan segera merealisasikannya dalam beberapa hari ke depan.

Pelatih berusia muda ini menaruh respek besar terhadap perjalanan karier Sterling. Begitu pula dengan Disasi yang ternyata sudah lama ia kagumi kualitasnya.

"Saya akan berbicara dengan mereka. Raheem memiliki karier yang luar biasa, saya sangat menghormatinya. Axel adalah seseorang yang sangat saya sukai sejak lama," ujar Rosenior dalam konferensi pers, Selasa waktu setempat.

"Dengan banyaknya pertandingan dan hal-hal yang harus saya urus, saya belum sempat membahas topik itu. Tapi saya akan melakukannya dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.

2 dari 4 halaman

Status Kontrak dan Rumor Transfer

Posisi Sterling dan Disasi memang cukup pelik di London Barat. Sterling, yang musim lalu menjalani peminjaman kurang sukses di Arsenal, masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan gaji fantastis mencapai £325.000 per pekan.

Sementara itu, Disasi masih terikat kontrak hingga 2029 setelah menghabiskan paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman di Aston Villa.

Laporan ESPN awal bulan ini menyebutkan bahwa Sterling memprioritaskan kepindahan permanen dari Chelsea. Klub-klub seperti West Ham dan Fulham dikabarkan meminati jasa winger Inggris tersebut.

"Saya harus berbicara dengan klub. Ada banyak hal yang harus saya lakukan dan itu (masa depan pemain) ada di daftar teratas saya," tegas Rosenior.

3 dari 4 halaman

Fokus Cole Palmer Jelang Lawan Arsenal

Selain urusan pemain terasing, fokus utama Rosenior saat ini adalah laga leg pertama semifinal Carabao Cup melawan Arsenal, Rabu besok. Ia masih harus menunggu kondisi kebugaran terakhir dari bintang andalannya, Cole Palmer.

Pemain Timnas Inggris itu absen saat Chelsea menang 5-1 atas Charlton di Piala FA sebagai tindakan pencegahan. Palmer sempat mengalami masalah pangkal paha dan cedera jari kaki musim ini.

Performa Palmer musim ini memang belum kembali ke level terbaiknya. Pemain berusia 23 tahun itu baru mencetak empat gol dalam 12 penampilan dan belum menyumbangkan assist.

Padahal, dalam dua musim pertamanya setelah pindah dari Manchester City, Palmer tampil "gila" dengan torehan 43 gol dan 29 assist.

4 dari 4 halaman

Potensi Besar Cole Palmer

Rosenior menyadari penurunan performa Palmer, namun ia tidak khawatir. Ia justru sangat antusias untuk memoles kembali potensi pemain yang disebutnya memiliki kemampuan kelas dunia itu.

Sang pelatih berjanji akan memberikan kebebasan penuh bagi Palmer di atas lapangan. Ia ingin sang pemain kembali menikmati perannya sebagai kreator serangan maupun pencetak gol.

"Hal yang menakutkan dari Cole Palmer adalah dia sudah punya kemampuan kelas dunia tapi usianya baru 23 tahun, dia punya lebih banyak lagi (potensi)," puji Rosenior.

"Saya ingin memberinya lisensi untuk pergi dan melakukan apa yang dia suka lakukan, yaitu menciptakan peluang dan mencetak gol," tutupnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL