
Bola.net - Debut kandang Liam Rosenior di Stamford Bridge harus berakhir dengan kekecewaan pahit. Chelsea dipaksa menyerah 2-3 oleh Arsenal dalam laga leg pertama semifinal Carabao Cup.
Kekalahan ini diwarnai oleh sorotan tajam terhadap perilaku disiplin pemain muda mereka, Estevao Willian. Winger asal Brasil ini sebenarnya tampil menonjol di sisi kanan penyerangan.
Namun, ada satu momen yang membuat alis para pengamat sepak bola terangkat keheranan. Estevao melakukan tindakan yang dianggap tidak perlu di tengah tensi tinggi derbi London.
Mantan bek Premier League, Matthew Upson, bahkan tak ragu menyebut aksi tersebut sebagai sesuatu yang gila. Kritik ini menambah panjang daftar masalah disiplin The Blues musim ini.
Kartu Kuning Konyol dan Reaksi Berlebihan
Masalah kedisiplinan Chelsea kembali menjadi buah bibir di laga panas tersebut. Estevao mendapatkan kartu kuning di babak pertama bukan karena pelanggaran fisik, melainkan karena protes berlebihan (dissent).
Padahal situasi saat itu sebenarnya menguntungkan Chelsea karena wasit sudah meniup peluit untuk mereka. Estevao tetap memprotes keputusan wasit meski lawan sudah dihukum.
"Estevao tidak perlu melakukan itu," ujar Matthew Upson saat menjadi komentator di BBC.
"Itu sudah jelas kartu kuning mutlak untuk Leandro Trossard. Itu gila," tambah Matthew Upson.
Wabah Indisipliner Skuad The Blues
Kartu kuning konyol Estevao ini menambah catatan buruk disiplin Chelsea sepanjang musim ini. Pekan lalu, Marc Cucurella juga baru saja diusir wasit saat melawan Fulham.
Total, Chelsea tercatat telah menerima tujuh kartu merah sepanjang musim berjalan. Angka ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi sebuah tim yang ingin bersaing di papan atas.
Hal ini menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi Liam Rosenior yang baru saja menjabat. Pelatih anyar itu harus membenahi mentalitas pemainnya di lapangan.
Apalagi, ia kini juga sedang dipusingkan dengan badai cedera pemain kunci. Nama-nama besar seperti Cole Palmer dan Reece James harus absen karena masalah kebugaran.
Statistik Mengkilap Si Bocah Ajaib
Terlepas dari kartu kuning yang tidak perlu itu, performa Estevao sebenarnya layak diacungi jempol. Ia dan Alejandro Garnacho menjadi motor serangan paling berbahaya bagi tuan rumah.
Meski timnya kalah, lini serang Chelsea beberapa kali sukses merepotkan pertahanan Arsenal. Estevao tampil sangat direct dan berani menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Menurut data dari Sofascore, pemain muda Brasil ini sukses menyelesaikan lima dari enam percobaan dribelnya. Ia juga tercatat melepaskan empat tembakan ke arah gawang The Gunners.
Kepercayaan diri remaja satu ini dinilai sangat tinggi untuk ukuran laga besar. Estevao diprediksi akan kembali menjadi andalan di leg kedua di Emirates Stadium nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi-lagi 'Ilmu Hitam' Arsenal Beraksi, Chelsea Kini Jadi Korbannya
Liga Inggris 15 Januari 2026, 13:19
-
Viktor Gyokeres Belum Banyak Cetak Gol di Arsenal Gara-gara Bukayo Saka?
Liga Inggris 15 Januari 2026, 11:49
-
Mengapa Cole Palmer dan Reece James Hilang di Laga Chelsea vs Arsenal?
Liga Inggris 15 Januari 2026, 08:31
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:35
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:28
-
Prediksi Freiburg vs Aston Villa 21 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13























KOMENTAR