Viktor Gyokeres Belum Banyak Cetak Gol di Arsenal Gara-gara Bukayo Saka?

Viktor Gyokeres Belum Banyak Cetak Gol di Arsenal Gara-gara Bukayo Saka?
Selebrasi Viktor Gyokeres dalam laga Chelsea vs Arsenal di semifinal Carabao Cup 2025/2026, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Kemenangan Arsenal atas Chelsea di leg 1 semifinal Carabao Cup, Kamis (15/1/2026) dini hari, menyisakan catatan taktis menarik. Jamie Redknapp menyoroti satu masalah krusial di lini serang The Gunners.

Eks pemain Liverpool itu menyebut Bukayo Saka sebagai 'masalah besar' bagi rekan setimnya sendiri. Masalah ini berdampak langsung pada kinerja striker anyar mereka, Viktor Gyokeres.

Padahal, Arsenal sukses menang 3-2 di Stamford Bridge, Rabu malam lalu. Gyokeres bahkan turut menyumbang satu gol penting dalam laga tersebut.

Namun, Redknapp melihat ada ketidakcocokan gaya bermain antara Saka dan Gyokeres. Hal inilah yang membuat sang striker mahal sering terlihat frustrasi.

1 dari 3 halaman

Kaki Kiri Saka jadi Penghambat?

Redknapp menilai Gyokeres sebenarnya tampil jauh lebih baik dibanding laga sebelumnya. Namun, suplai bola dari sisi kanan menjadi kendala utamanya.

Saka yang kidal dan bermain di sayap kanan memiliki kecenderungan memotong bola ke dalam (cut inside). Ini berbeda dengan kebutuhan Gyokeres yang menginginkan umpan silang cepat.

"Ini adalah malam yang baik bagi Viktor Gyokeres, malam yang luar biasa," ujar Jamie Redknapp kepada Sky Sports.

"Seringkali, umpan silang yang biasa dia dapatkan dominan berasal dari bek sayap kanan berkaki kanan dan bek sayap kiri berkaki kiri," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Frustrasi di Mulut Gawang

Momen ketidakcocokan ini terlihat jelas sesaat sebelum gol Ben White terjadi. Gyokeres sempat mengangkat tangan tanda kecewa saat Saka gagal memberinya umpan.

Alih-alih mengirim bola ke area berbahaya, Saka justru kembali menggocek ke belakang. Kebiasaan ini dinilai Redknapp menghambat insting gol sang striker.

"Saat dia bermain untuk Arsenal, masalah utamanya adalah Bukayo Saka bermain di kanan dan dia berkaki kiri," analisis Jamie Redknapp.

"Jadi, ketika Bukayo sampai di posisi itu, alih-alih melepaskan tembakan yang melintasi area gawang, dia justru ingin membalikkan bola ke posisi kaki terkuatnya," lanjutnya.

"Dari situlah rasa frustrasi itu berasal," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Penyesalan Meski Menang

Selain menyoroti individu, Redknapp juga memperingatkan Arsenal soal hasil akhir. Kemenangan 3-2 dianggap belum aman untuk menatap leg kedua.

Menurutnya, Arsenal seharusnya bisa 'membunuh' permainan lebih awal. Gol larut Chelsea justru memberi napas buatan bagi tim lawan.

"Ini adalah pertandingan di mana Arsenal seharusnya bisa sangat nyaman," kata Jamie Redknapp.

"Saya hanya merasa gol yang didapat Chelsea tepat di akhir laga telah memberikan situasi yang bagus dari sudut pandang Liam Rosenior, tapi Arsenal akan menyesali diri mereka sendiri," sambungnya.

"Mereka akan memasang wajah berani. Mereka pasti akan menerima hasil ini sebelum pertandingan dimulai. Ini tetap hasil yang bagus. Tapi pertandingan ini seharusnya sudah tamat dan terkubur," tutupnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL