Mengapa Cole Palmer dan Reece James Hilang di Laga Chelsea vs Arsenal?

Mengapa Cole Palmer dan Reece James Hilang di Laga Chelsea vs Arsenal?
Pemain Chelsea memberikan penghormatan untuk mendiang Eddie McCreadie sebelum kickoff semifinal Piala Liga Inggris melawan Arsenal, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Kekalahan 2-3 dari Arsenal di leg pertama semifinal Carabao Cup menyisakan tanda tanya besar mengenai kondisi skuad The Blues. Manajer Liam Rosenior akhirnya buka suara soal absennya Cole Palmer, Reece James, dan sederet pemain kunci lainnya.

Kekalahan tipis Chelsea atas Arsenal di Stamford Bridge, Rabu malam, tidak hanya diwarnai oleh drama lima gol, tetapi juga daftar absen pemain yang mengkhawatirkan.

Liam Rosenior terpaksa menurunkan skuad tanpa sejumlah pilar utama saat menghadapi pemuncak klasemen Premier League tersebut. Selain Moises Caicedo yang memang absen karena skorsing, The Blues kehilangan daya ledak akibat kombinasi cedera fisik dan serangan penyakit mendadak yang melanda kamp pelatihan.

Meski dua gol dari Alejandro Garnacho sempat menjaga asa Chelsea tetap hidup di leg kedua, absennya nama-nama besar seperti Cole Palmer dan Reece James menjadi sorotan utama.

1 dari 4 halaman

Bagaimana Kondisi Palmer dan James?

Ekspresi Cole Palmer di laga Manchester City vs Chelsea, Senin (05/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Ekspresi Cole Palmer di laga Manchester City vs Chelsea, Senin (05/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Rosenior menegaskan bahwa keputusan mengistirahatkan Palmer dan James murni didasarkan pada manajemen risiko medis, mengingat jadwal padat di bulan Januari.

Palmer, yang menjadi motor serangan Chelsea, mengalami masalah otot paha ringan. Sementara sang kapten, Reece James, menderita benturan keras di area pinggul. Dalam konferensi pers pasca-laga, Rosenior menjelaskan situasi tersebut secara rinci.

"Untuk Cole (Palmer), pertandingan ini datang terlalu cepat baginya. Dia mengalami ketegangan ringan pada pahanya. Semoga dia sudah bisa berlatih pada hari Jumat," ungkap Rosenior.

Ia menambahkan mengenai kondisi sang kapten, "Reece (James) mendapat benturan keras di pinggulnya, kondisinya terlalu nyeri hari ini."

Rosenior menekankan bahwa memaksakan pemain bermain dalam kondisi tidak fit di fase krusial ini adalah tindakan ceroboh. Ia menyinggung diskusi mendalam dengan tim medis sebelum mengambil keputusan tidak populer tersebut.

"Akan gila bagi saya untuk mempertaruhkan pemain mana pun di fase musim ini," tegas Rosenior. "Mempertaruhkan kesehatan pemain di bulan Januari adalah hal gila jika Anda memiliki ambisi untuk tetap kuat di akhir musim."

2 dari 4 halaman

Wabah Penyakit Menyerang Chelsea

Dua pemain Chelsea, Reece James dan Tosin Adarabioyo saat melawan Arsenal di lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Ian Walton

Dua pemain Chelsea, Reece James dan Tosin Adarabioyo saat melawan Arsenal di lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Ian Walton

Masalah Chelsea tidak berhenti di ruang perawatan fisioterapi. Tiga pemain lain, Malo Gusto, Liam Delap, dan Jamie Gittens, terpaksa menepi akibat sakit.

Situasi Liam Delap terbilang paling mendadak. Sang penyerang sejatinya dijadwalkan turun bermain, namun kondisi kesehatannya memburuk hanya empat jam sebelum kick-off. Rosenior mengambil langkah preventif ketat dengan mengisolasi para pemain tersebut.

"Jamie sakit tadi malam, Delap dijadwalkan bermain hari ini dan merasa sakit empat jam sebelum pertandingan. Malo Gusto juga sakit," papar Rosenior.

"Saya ingin menjauhkan pemain yang sakit dari grup agar tidak menyebar. Keduanya memiliki suhu tubuh yang sangat tinggi. Semoga mereka bisa beristirahat dan baik-baik saja untuk hari Sabtu," lanjutnya penuh harap.

3 dari 4 halaman

Pembelaan untuk Robert Sanchez

Di luar isu kebugaran, sorotan tajam juga mengarah pada penjaga gawang Robert Sanchez. Kiper asal Spanyol ini mengalami malam yang berat, termasuk kesalahan antisipasi yang berujung pada gol pembuka Ben White dan gol kedua Viktor Gyokeres.

Namun, Rosenior pasang badan. Ia menegaskan bahwa kesalahan Sanchez adalah konsekuensi dari adaptasi taktik baru yang sedang ia terapkan.

"Saya pikir gol pertama mengecewakan. Itu gol tim, itu bukan sepenuhnya salah Rob. Saya meminta Rob melakukan hal-hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya," bela sang pelatih.

"Ketika pemain saya membuat kesalahan, saya bertanggung jawab. Dia melakukan penyelamatan di babak kedua yang benar-benar berkelas dunia. Itu (jika gol) bisa saja menyingkirkan kami dari persaingan," tambahnya.

Ketika didesak mengenai instruksi spesifik apa yang diberikan kepada Sanchez, Rosenior menolak memberi detail demi menjaga kerahasiaan taktik.

"Tanpa menjelaskan terlalu detail, karena saya tidak ingin tim lain tahu, ada pemicu tertentu, pola-pola tertentu," elaknya.

4 dari 4 halaman

Fokus ke Brentford

Kini, fokus Rosenior beralih sepenuhnya ke laga Premier League akhir pekan ini. Chelsea akan menjamu Brentford pada Sabtu pukul 15.00 waktu setempat.

Dengan waktu pemulihan yang sangat singkat, Rosenior berharap istirahat beberapa hari ini cukup bagi Palmer dan para pemain yang sakit untuk kembali memperkuat tim. Meski kalah dari Arsenal, manajer baru The Blues ini tetap optimis dengan kedalaman skuadnya.

"Kami telah melalui 'perang' dalam beberapa pertandingan terakhir, tetapi pada saat yang sama, saya masih berpikir kami memiliki lebih dari cukup untuk menjadi kompetitif," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL