
Bola.net - Frank Lampard membuat keputusan berani dengan mencadangkan Kepa Arrizabalaga ketika Chelsea menyambangi Leicester City di Premier League akhir pekan lalu. The Blues dipaksa berbagi poin usai bermain imbang 2-2.
Ada pemandangan tidak biasa pada pertandingan tersebut, Willy Caballero dipercaya menjaga gawang The Blues. Keputusan Lampard mengejutkan, meski sebenarnya sudah diduga.
"Ini bukan akhir cerita. Kami harus kompetitif. Willy berlatih dengan baik, dia bertindak dengan baik dan dia bermain kontra Hull akhir pekan lalu. Saya memutuskan memilih dia," ujar Lampard di Chelseafc.com.
Keputusan ini lahir usai Kepa membuat beberapa blunder fatal pada sejumlah pertandingan. Kiper yang seharusnya jadi nomor satu justru bermain di bawah ekspektasi.
Lampard boleh jadi telah membuat keputusan berani, tapi bisa jadi justru merugikan Chelsea. Mengapa demikian? Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Tidak Yakin
Keraguan terhadap keputusan Lampard itu disuarakan oleh analis ESPN FC, Shaka Hislop. Menurutnya, ketidakpastian posisi kiper adalah salah satu masalah besar yang bisa merugikan tim.
Jika ingin mengembangkan Kepa, Lampard seharusnya mengambil cara selain mencadangkannya.
"Dengar, saya tidak tahu diskusi macam apa yang dilewati Lampard dengan Kepa tentang situasi ini, tentang performanya. Namun, bicara dari luar, saya tidak yakin apakah keputusan ini bisa membuatnya jadi lebih baik," ujar Hislop.
"Saya tidak yakin bagaimana hal itu bisa mengembangkannya sebagai kiper. Dicadangkan pada pertandingan sebesar ini, dengan lampu sorot yang sedang mengincar Anda."
Demi Empat Besar
Kepa boleh jadi masih perlu memperbaiki performanya, tapi Caballero tidak benar-benar lebih baik. Jika ingin mengamankan empat besar, Chelsea membuuthkan kiper terbaik mereka tampil konsisten.
"Ini adalah masalah yang harus diselesaikan Frank Lampard, sebab saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka mengarungi sisa musim dengan Willy Caballero dan tetap finis di empat besar," sambung Hislop.
"Dia mengeluhkan bursa transfer yang tidak bisa membuatnya memperkuat skuad, dan sekarang dia menepikan kipernya."
"Apa yang akan terjadi sampai akhir musim nanti, ketika pemain-pemain itulah yang seharusnya Anda andalkan," tandasnya.
Sumber: Chelsea, ESPN FC
Baca ini juga ya!
- Edinson Cavani Batal ke Chelsea, Tammy Abraham Ternyata Ikut Kecewa
- Chelsea Rindu Christian Pulisic? Begini Jawaban Frank Lampard
- Terungkap, Chelsea Sempat Ditawari Salomon Rondon, Tapi Menolak
- Mentang-Mentang Juara di Musim Debutnya di EPL, Conte Berani Ejek Klopp dan Guardiola
- Statistik Laga Leicester vs Chelsea: The Blues Membara di Markas Lawan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lihat Penampilan Abraham yang Apik, Mason Mount Merasa Biasa Saja, Kenapa?
Liga Inggris 3 Februari 2020, 23:58
-
Bucin Maksimal, Willian Masih Berharap Kontrak dari Chelsea
Liga Inggris 3 Februari 2020, 22:00
-
Timo Werner Buka Pintu Gabung MU atau Chelsea di Musim Panas
Liga Inggris 3 Februari 2020, 21:00
-
Frank Lampard Iri Lihat MU Dapatkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 3 Februari 2020, 20:00
-
Meme-Meme Kocak soal Chelsea yang Menang Banding Tapi Tak Beli Pemain di Januari
Liga Inggris 3 Februari 2020, 17:44
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

















KOMENTAR