
Bola.net - Gelandang serang Chelsea Mason Mount mengaku merasa biasa saja melihat performa apik Tammy Abraham karena ia sudah tahu kualitas yang dimiliki rekan setimnya itu.
Tammy Abraham dipercaya menjadi ujung tombak Chelsea pada musim ini oleh Frank Lampard. Padahal Lampard masih punya pemain lain seperti Michy Batshuayi dan Olivier Giroud yang jauh lebih berpengalaman.
Abraham bisa membalas kepercayaan Lampard dengan baik. Ia mengemas 15 gol sejauh ini bersama Chelsea.
Akan tetapi belakangan ini terdengar kabar bahwa Lampard ingin mendatangkan penyerang baru. Beberapa nama sempat dikaitkan dengan Chelsea seperti Edinson Cavani dan Dries Mertens.
Tak Terkesan
Terkait performa Tammy Abraham yang apik pada musim ini bersama Chelsea, Mason Mount mengaku ia tidak terkejut sama sekali. Sebab ia tahu kualitas yang dimiliki penyerang 22 tahun tersebut.
"Saya sama sekali tidak terkesan. Saya tahu persis seperti apa dirinya," katanya kepada wartawan ketika ditanya tentang kembalinya Abraham di lini serang, seperti dilansir Goal International.
"Saya tumbuh dengan mengetahui pemain seperti apa dirinya dan apa yang bisa ia capai," sambung Mount.
"Ini bukan kejutan besar bagi saya apa yang ia lakukan musim ini. Saya tahu apa yang bisa ia lakukan agar ia mencetak banyak gol dan bermain dengan baik itu hal terbaik untuk dilihat bagi kita para pemain, staf pelatih dan penggemar untuk melihat ia tampil dengan sangat baik. Sangat brilian untuk dilihat," pujinya.
Masa-masa Sulit Abraham

Belakangan ini Tammy Abraham tampak kesulitan untuk bisa mencetak gol lagi secara reguler. Sejak awal Desember kemarin, ia hanya bisa mengemas dua gol saja di liga. Mason Mount pun ikut memperhatikan masalah ini.
Ia merasa bahwa masalah itu terjadi terkait faktor mental. Pasalnya ada banyak tekanan dari para suporter agar ia selalu tampil apik di tiap laga.
"Saya pribadi akan mengatakan itu lebih karena faktor mental daripada fisik. Jelas ada fokus besar dalam tampil di setiap pertandingan. Para penggemar ingin Anda tampil dengan baik sehingga ada banyak tekanan," serunya.
"Ia telah berurusan dengan masalah itu secara cemerlang. Seperti yang saya katakan sebelumnya, itu bukan kejutan besar bagi saya," tegas Mount.
Chelsea saat ini masih berada di peringkat empat klasemen sementara Premier League. Mason Mount dkk mengoleksi 41 poin dari 25 laga.
(goal international)
Baca Juga:
- Bucin Maksimal, Willian Masih Berharap Kontrak dari Chelsea
- Timo Werner Buka Pintu Gabung MU atau Chelsea di Musim Panas
- Frank Lampard Iri Lihat MU Dapatkan Bruno Fernandes
- Meme-Meme Kocak soal Chelsea yang Menang Banding Tapi Tak Beli Pemain di Januari
- Tammy Abraham: Saya Masih Layak Jadi Striker Utama Chelsea
- Ini Penyebab Edinson Cavani Tidak Gabung MU atau Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lihat Penampilan Abraham yang Apik, Mason Mount Merasa Biasa Saja, Kenapa?
Liga Inggris 3 Februari 2020, 23:58
-
Bucin Maksimal, Willian Masih Berharap Kontrak dari Chelsea
Liga Inggris 3 Februari 2020, 22:00
-
Timo Werner Buka Pintu Gabung MU atau Chelsea di Musim Panas
Liga Inggris 3 Februari 2020, 21:00
-
Frank Lampard Iri Lihat MU Dapatkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 3 Februari 2020, 20:00
-
Meme-Meme Kocak soal Chelsea yang Menang Banding Tapi Tak Beli Pemain di Januari
Liga Inggris 3 Februari 2020, 17:44
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32






















KOMENTAR