
Bola.net - Arsenal menderita kekalahan telak saat berjumpa Crystal Palace pada pekan ke-31 Premier League, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB. Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, dianggap sebagai titik lemah di lini belakang karena aksinya.
Laga di Selhurts Park sejak awal berjalan sulit untuk Arsenal. Tiga gol kemenangan Palace di laga ini datang dari aksi Jean-Philippe Mateta (16'), Jordan Ayew (24'), dan penalti Wilfried Zaha (74'). Arsenal tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk melawan.
Hasil ini membuat Arsenal gagal kembali menempati posisi keempat klasemen Premier League. Sama-sama mendapatkan 54 poin dengan Tottenham, Arsenal harus puas berada di posisi kelima. Tapi, Arsenal masih punya satu laga tunda.
Sementara, bagi Palace, mereka tak pernah kalah pada tujuh laga terakhir dan terus memperbaiki posisinya di klasemen. Simak ulasan artikel lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gabriel Jadi 'Kambing Hitam'?
Kinerja lini belakang Arsenal jelas sangat mengecewakan. Bukan hanya soal tiga gol yang bersarang di gawang Aaron Ramsdale, tetapi juga cara bermain. Satu nama yang kemudian mendapat sorotan tajam adalah bek tengah Gabriel.
Gabriel gagal mengantisipasi tendangan bebas dengan baik dan berujung pada gol pertama Palace. Lalu, pemain asal Brasil itu juga gagal memotong umpan terobosan dari Joachim Anderson pada proses gol kedua Palace.
"Saya pikir Arsenal pada awalnya memiliki garis yang bagus, cara mereka mengatur, Anda tahu bahwa bola akan masuk ke tiang belakang," ulas Wayne Rooney soal gol pertama Palace.
“Saya pikir mereka siap, tetapi jika Anda melihat Gabriel, dia punya pandangan yang jelas pada bola, dia bisa melihat bola dan kemudian dia mengambil langkah kecil, dia masuk tapi gagal mendapat bola. Gabriel harus berbuat lebih baik," tegas Rooney.
Kesalahan Fatal
Seperti Rooney, Jamie Carragher juga melihat Gabriel sebagai biang kerok keroposnya lini belakang Arsenal. Eks kapten Liverpool itu memberi kritik pedas pada permainan pemain asal Brasil karena kesalahan yang dibuat.
"Gol pertama adalah kesalahan besar dari Gabriel di posisi itu," kata Carragher.
"Jika Anda lihat, itu membutuhkan sedikit sentuhan dari Joachim Andersen tetapi lihatlah wajah Mateta. Datang pada Ayah! Anda harus mendapatkan perasaan itu Anda harus mendapatkan perasaan itu ketika Anda tahu Anda akan mencetak gol dan dia tidak bisa mempercayai keberuntungannya," sambungnya.
Klasemen Premier League
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Kariernya? 5 Pemain yang Gabung Arsenal Bareng Granit Xhaka
Editorial 5 April 2022, 14:01
-
Gabriel Magalhaes, Biang Kerok Arsenal Kalah Telak dari Crystal Palace?
Liga Inggris 5 April 2022, 11:53
-
Kalah dari Palace, Masih Yakin Finis Empat Besar, Arsenal?
Liga Inggris 5 April 2022, 10:04
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR