Bola.net - - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola angkat bicara seputar keputusannya mengubah posisi bermain Kevin De Bruyne. Guardiola menyebut ia mengubah posisi De Bruyne untuk sementara demi mempercepat proses pemulihannya.
Musim ini bisa dikatakan menjadi musim yang sulit bagi Kevin De Bruyne. Ia harus banyak menonton permainan timnya dari ruang perawatan The Citizens karena cedera kambuhan yang ia alami.
De Bruyne sendiri kembali bermain di tim utama Manchester City. Pada laga melawan Burton dini hari tadi, Pep memainkannya selama 63 menit di mana ia dipasang sebagai gelandang tengah.
Guardiola sendiri menyebut ia sengaja memainkan De Bruyne lebih ke dalam untuk mempercepat pemulihannya. "Saya ingin melihat bermain Kevin membuat banyak sentuhan," buka Guardiola kepada Sportsmole.
Scroll berita ini ke bawah untuk membaca penjelasan Guardiola selengkapnya.
Optimalkan Posisi
Guardiola sendiri menyebut bahwa dengan bermain di posisi gelandang tengah, De Bruyne jadi lebih terlibat aktif dalam permainan City sehingga ia bisa berkontribusi lebih besar bagi timnya.
"Kevin adalah pemain yang selalu membuat kontak dengan bola , sehingga bermain di posisi itu [Gelandang Tengah] normalnya membuatnya menyentuh bola lebih banyak."
"Itulah mengapa saya memainkan dia di posisi tersebut dan kami sudah cukup lama melatih posisi tersebut di sesi latihan kami."
Tidak Buru-Buru
Pada kesempatan ini, Pep juga membeberkan alasan mengapa ia menarik keluar De Bruyne di pertengahan babak kedua.
Guardiola menyebut ia sengaja menarik De Bruyne agar ia bisa menyesuaikan diri secara perlahan usai mengalami cedera yang parah.
'Dia sudah absen lama karena cedera, sehingga dia butuh waktu bermain untuk memulihkan kekuatan di kakinya. Kami ingin dia secara perlahan memulihkan kondisinya dan ia sudah mulai kembali." tandasnya.
Laga Berikutnya
Manchester City dijadwalkan akan menghadapi Burnley di pertandingan babak ke lima FA Cup musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aguero Tak Ingin Pencarian Emiliano Sala Dihentikan
Liga Inggris 25 Januari 2019, 17:01
-
Prediksi Manchester City vs Burnley 26 Januari 2019
Liga Inggris 25 Januari 2019, 15:01
-
Barcelona Kejar Nicolas Otamendi?
Liga Spanyol 25 Januari 2019, 14:00
-
Ini Alasan Pep Guardiola Ubah Posisi Bermain Kevin De Bruyne
Liga Inggris 25 Januari 2019, 11:40
-
Pep Guardiola Berharap Banyak Pada Benjamin Mendy
Liga Inggris 25 Januari 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR