Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Henrikh Mkhitaryan. Pemain asal Armenia itu mengaku terpaksa meninggalkan Arsenal karena tidak cocok dengan sang manajer, Unai Emery.
Mkhitaryan pertama kali bergabung dengan Arsenal di tahun 2018 silam. Ia pindah dari Manchester United sebagai bagian dari transfer Alexis Sanchez ke Old Trafford pada saat itu.
Namun baru satu setengah musim, Mkhitaryan hengkang dari London Utara. Pada musim panas kemarin, ia pindah ke AS Roma sebagai pemain pinjaman dengan opsi pembelian permanen.
Mkhitaryan mengakui bahwa ia pergi karena merasa tidak cocok dengan Unai Emery. "Dia [Emery] lebih mementingkan masalah taktik, sehingga peran saya berubah di tim ini," beber Mkhitaryan kepada FourFourTwo.
Baca komentar sang playmaker di bawah ini.
Ubah Posisi
Mkhitaryan menilai bahwa ia tidak mampu berkontribusi bagi Arsenal karena Emery memainkannya di posisi yang tidak seharusnya ia tempati.
"Saya pertama bermain sebagai seorang winger, namun saya diminta untuk membangun permainan bersama gelandang bertahan kami. Itulah mengapa saya tidak bisa membuat gol atau assist untuk tim ini."
"Saya sendiri lebih suka bergerak dengan bebas dan masuk ke ruang yang kosong. Namun itu tidak bisa saya lakukan karena saya harus melakukan apa yang manajer minta."
Tidak Jadi Pilihan
Mkhitaryan juga mengakui bahwa salah satu alasan mengapa ia mantap pindah ke Roma setelah ia lebih banyak duduk di bangku cadangan di era Emery.
"Saya tidak bisa menerima fakta bahwa saya harus duduk di bangku cadangan untuk beberapa pertandingan. Saya tahun kualitas saya dan saya tahu saya bisa bermain lebih banyak."
"Saya sudah berusia 30 tahun dan saya suka bermain sepakbola, jadi saya tidak suka menghabiskan waktu saya di bangku cadangan. Emery dan Raul Sanlehi mengatakan bahwa saya masih penting untuk Arsenal, namun saya bergabung dengan Roma karena mereka lebih percaya kepada saya." ia menandaskan.
Kontribusi Besar
Di Roma, Mkhitaryan seakan terlahir kembali.
Ia menjadi andalan di skuat Paolo Fonseca, namun jam bermainnya sedikit berkurang karena cedera yang ia alami.
(FourFourTwo)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Penyebab Sebenarnya Henrikh Mkhitaryan Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 15 November 2019, 22:00
-
Satu Lagi Mantan Pemain Manchester United yang Senang Cabut dari Old Trafford
Liga Inggris 12 November 2019, 22:36
-
Bahagia di Italia, Smalling Bertekad Bawa AS Roma Jadi Juara
Liga Italia 11 November 2019, 22:00
-
Parma, Pemilik Counter Attack Nomor 1 di Eropa
Liga Italia 11 November 2019, 13:37
-
Man of the Match Parma vs AS Roma: Andreas Cornelius
Liga Italia 11 November 2019, 03:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR