Bola.net - Manajer asal Portugal, Jose Mourinho, sudah bekerja dengan banyak kapten dalam sepanjang kariernya. Ia menyebut ada perbedaan besar antara seorang kapten dan pemimpin.
Mourinho menyebut sosok kapten yang bertipe pemimpin sangat menguntungkan pelatih. Secara tersirat, Mourinho menyebut tidak setiap kapten memiliki jiwa pemimpin.
Pelatih berusia 56 tahun memberikan contoh legenda Inter Milan, Javier Zanetti, serta mantan pemain Chelsea, John Terry, sebagai sosok pemimpin. Bahkan, Mourinho menganggap Zanetti dan Terry merupakan sosok pemimpin terbaik selama berkarier sebagai pelatih.
"Dua orang ini (Javier Zanetti dan John Terry) adalah pemimpin dan ketika Anda memiliki para pemimpin ini Anda menjadi lebih dari seorang pelatih, Anda lebih fokus pada sisi pelatihan itu," ujar Jose Mourinho, seperti dilansir dari Sportbible, Minggu (16/12/2019).
"Kapten dan pemimpin, ada perbedaan besar," tambahnya.
Mantan pelatih Real Madrid itu menegaskan seorang pemimpin itu tak bisa dibeli dan dibuat. Jose Mourinho menambahkan jika memiliki sosok pemimpin, klub tersebut akan selangkah lebih maju.
"Anda tidak membeli pemimpin, Anda tidak membuat pemimpin. Ketika Anda memilikinya, tim Anda selangkah lebih maju."
"Tapi, yang penting, sekarang sepak bola penuh dengan citra dan orang-orang memberikan lebih banyak perhatian pada orang-orang yang terlihat (seperti pemimpin daripada) orang-orang yang sebenarnya," tegas Jose Mourinho.
Pengalaman Jose Mourinho
Apa yang dikatakan Jose Mourinho tersebut tentunya berdasarkan pengalamannya Jose Mourinho sebagai pelatih pelatih. Hingga saat ini total ada sekitar 8 klub yang sudah merasakan tangan dinginnya.
Beberapa klub yang pernah dilatih Mourinho antara lain Benfica, Leiria, FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United. Bersama klub-klub tersebut Mourinho mampu menorehkan banyak prestasi, antara lain trofi Liga Champions, Premier League, Serie A hingga La Liga.
Saat ini, Mourinho menukangi Tottenham Hotspur dan bertekad membawa klub tersebut mampu bersaing dengan anggota Big Six di Premier League. Dari 7 pertandingan terakhir Mourinho bersama Spurs, Lima laga di antaranya berakhir dengan kemenangan.
Tak hanya itu, Tottenham Hotspur mampu mencetak 19 gol dari pertandingan terakhir bersama Jose Mourinho.
Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 16 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Perbedaan Kapten dan Pemimpin Versi Jose Mourinho
Liga Inggris 16 Desember 2019, 10:11
-
Hasil Pertandingan Wolverhampton vs Tottenham: Skor 1-2
Liga Inggris 15 Desember 2019, 23:23
-
Live Streaming Wolverhampton vs Tottenham di TVRI
Liga Inggris 15 Desember 2019, 19:30
-
Prakiraan Susunan Pemain Wolverhampton vs Tottenham
Liga Inggris 15 Desember 2019, 16:30
-
Chelsea Bidik Tottenham Sebagai Laga Kebangkitan
Liga Inggris 15 Desember 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR