
Bola.net - Jose Mourinho berbicara tentang karirnya ketika menjadi manajer Manchester United. Mourinho merasa klub tidak memberi waktu yang cukup baginya untuk meraih kesuksesan.
United menunjuk Mourinho sebagai manajer pada Mei 2016 silam. Saat itu, Mourinho menggantikan peran gagal dijalankan dengan baik oleh Louis van Gaal.
Mourinho hanya dua setengah musim menjadi manajer United. Pada Desember 2018, United memecat Mourinho usai performa klub memburuk. Selain itu, suasana panas di ruang ganti membuat Mourinho kehilangan pekerjaan di Old Trafford.
Tidak Diberi Waktu
Setelah dipecat United, Mourinho sempat rehat dari sepak bola. Sempat menjadi pandit, Mourinho kemudian menjadi manajer Tottenham pada November 2019 dan kini menapaki jejak yang cukup bagus.
Merefleksi karirnya di United, Mourinho merasa butuh waktu lebih lama untuk sukses.
"Pada periode tertentu dalam karier saya, dengan profil klub yang saya pegang, kami tidak membutuhkan banyak waktu untuk meraih kesuksesan," kata Mourinho.
"Kami melakukannya di Porto, Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea, dua kali. Kami melakukannya tanpa perlu waktu panjang itu dan juga keinginan saya untuk mencoba hal yang berbeda," kata Mourinho.
"Klub pertama di mana saya merasa saya membutuhkan waktu dan waktu tidak diberikan adalah di Manchester United. Saya merasa bahwa saya pergi di tengah proses, tetapi saya belajar sejak dini untuk menghormati keputusan, yang saya lakukan di United," kata Mourinho.
Hubungan dengan Manchester United
Karir Mourinho di United memang berakhir dengan pemecatan, tetapi tidak ada dendam di antara mereka.
"Kami melakukan apa yang kami lakukan, kami melakukan apa yang mungkin dilakukan, dan kami terus maju. Saya bahagia, mereka bahagia, dan kami memiliki hubungan yang hebat. saya menjaga hubungan yang sangat baik dengan semua orang, dan United adalah contohnya," kata Mourinho.
Mourinho memang tidak memberikan gelar Premier League untuk United. Namun, dia membawa Setan Merah meraih gelar Liga Europa pada 2016/2017 lalu. Selain itu, dia juga membawa United juara Piala Liga Inggris.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
- 5 Alasan Tottenham Menang Lawan Liverpool: Faktor Parkir Bus dan Harry Kane
- Liverpool vs Spurs: Mou Unggul Statistik, Klopp Menang Head to Head
- Andai Kalahkan Liverpool, Tottenham Sah Disebut Sebagai Calon Juara?
- Liverpool Krisis Cedera? Mourinho: Lihat Daftar Tim, Mana Cederanya?
- Liverpool vs Tottenham, Klopp Akui Terkesan Pada Hasil Karya Mourinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar Liverpool dan MU, Jamal Musiala Bertahan di Bayern Munchen?
Bundesliga 16 Desember 2020, 21:50
-
Manchester United Ramaikan Perburuan David Alaba
Bundesliga 16 Desember 2020, 21:11
-
Declan Rice Mulai Dilirik Manchester United
Liga Inggris 16 Desember 2020, 20:54
-
Lawan Sheffield United, Manchester United Dapat Tambahan Dua Amunisi
Liga Inggris 16 Desember 2020, 20:37
-
Manchester United Tidak Boleh Biasakan Comeback, Kenapa?
Liga Inggris 16 Desember 2020, 20:12
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR