
Bola.net - Bek Liverpool, Dejan Lovren menegaskan bahwa dirinya tak mau memperdulikan kritikan yang dialamatkan padanya karena sering bikin error di pertahanan The Reds.
Lovren digaet Liverpool dari Southampton pada 2014 silam. Bek internasional Kroasia itu sempat menjadi pilihan utama di lini belakang klub Merseyside tersebut.
Meski demikian, Lovren kerap mendapat kritik tajam karena penampilannya yang tidak konsisten, bahkan tak jarang membauat blunder yang merugikan timnya.
Sikap Cuek Dejan Lovren
Persoalan kritik ini membuat Lovren seringkali harus mematikan kolom komentar di akun Instagram pribadinya. Bek 30 tahun itu memilih cuek menghadapinya.
"Di level ini, wajar kalau dikritik. Sejujurnya, saya tidak terlalu terganggu. Kalau saya menerima kritik, pertama adalah dari manajer. Tapi kritik terbesar saya adalah diri sendiri," ujar Lovren kepada Sky Sports.
"Saya bisa melihat ketika saya main bagus atau tidak, sesederhana itu. Saya tidak butuh orang lain untuk memberi tahu. Saya tidak banyak membaca surat kabar atau mendengarkan komentator," lanjutnya.
"Begitulah. Ini sepakbola dan kami harus menghadapinya. Beberapa pemain tidak bisa melakukannya dan mereka menyimpannya sendiri, tapi menerima itu penting. Kritik hanya akan membuat saya makin kuat. Itu sudah jadi bagian dari sepakbola dan akan selalu jadi bagian darinya," tukasnya.
Tak Masalah Cuma Jadi Cadangan
Lebih lanjut, Lovren juga menegaskan bahwa ia sama sekali tak mempermasalahkan statusnya di suad Liverpool saat ini sebagai pemain lapis kedua, terutama selepas kedatangan Virgil van Dijk.
"Ini menjadi tes bagi saya. Namun, dalam situasi seperti ini, saya rasa Anda harus lebih dekat dengan tim, untuk menunjukkan kualitas Anda meski Anda tak ada di lapangan dengan starting eleven. Hari berikutnya di sesi latihan, Anda harus memberikan segalanya, untuk menghormati rekan setim Anda," tutur Lovren.
"Tentu saja, bukanlah momen yang paling membahagiakan ketika saya melihat diri saya di bangku cadangan, tapi itu merupakan keputusan manajer. Saya menghormatinya dan saya selalu menjadi sosok yang akan berusaha 200 persen dari balik pintu yang tertutup," tegasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
9 Fakta Tentang Sadio Mane, Si Bomber Andalan Liverpool
Liga Inggris 5 Juni 2020, 15:24
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR