
Bola.net - Segala hal tampak tidak berpihak pada Manchester City belakangan ini, termasuk performa bintang mereka, Erling Haaland. Pemain asal Norwegia yang biasanya sangat diandalkan dalam situasi krusial, kali ini gagal menjadi penyelamat saat eksekusi penaltinya digagalkan oleh Jordan Pickford, sang spesialis penyelamatan penalti. Akibatnya, City harus puas bermain imbang 1-1 melawan Everton di Etihad Stadium.
Haaland, yang biasanya tampil percaya diri, terlihat frustrasi usai kegagalannya di babak kedua. Kegagalan ini menjadi sorotan utama di tengah serangkaian hasil buruk yang dialami tim asuhan Pep Guardiola.
Sang pelatih menanggapi situasi ini dengan sikap tenang, menyebutkan bahwa momen-momen sulit adalah bagian dari olahraga. “Bagaimana Anda merespons secara mental? Hidup tidak mudah. Olahraga juga tidak mudah. Ketika itu terjadi, ya, itu hal biasa,” kata Guardiola.
Meski begitu, Guardiola tetap memuji semangat juang timnya dalam pertandingan ini. “Kami menciptakan banyak peluang. Cara mereka berlari dan bertarung luar biasa. Ada beberapa pertandingan yang tidak berjalan baik, tetapi hari ini kami bermain sangat bagus,” tambahnya.
Haaland dan Frustrasi di Etihad Stadium
Saat peluit panjang dibunyikan, suasana di Etihad Stadium terasa penuh kekecewaan. Sebagian kecil suporter tuan rumah bahkan melontarkan ejekan sebagai bentuk protes atas hasil imbang ini.
Haaland, yang biasanya menjadi pusat perhatian dengan gol-golnya, menunjukkan frustrasi yang mendalam. Ia melepaskan ikatan rambut dan jersey, lalu meninggalkan lapangan menuju ruang ganti tanpa berinteraksi dengan siapa pun.
Sementara itu, Guardiola tetap berdiri di lapangan dengan ekspresi kosong, seolah kehilangan solusi atas krisis yang tengah melanda timnya. Sebuah pemandangan yang mencerminkan kejatuhan tim yang biasanya dominan di berbagai kompetisi.
City kini hanya berhasil memenangkan satu dari 13 pertandingan terakhir mereka di semua ajang, sebuah penurunan performa yang sulit dijelaskan.
Guardiola Cari Jawaban di Tengah Krisis
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Guardiola tampak kesulitan menjawab pertanyaan dari media. Nada bicaranya pelan dan sikapnya menunjukkan kebingungan. Meski demikian, ia mencoba menyampaikan sisi positif dari pertandingan ini.
“Bahasa tubuh saya positif,” ujar Guardiola singkat. “Tim bermain sangat bagus. Saya tidak tahu berapa banyak peluang yang kami ciptakan. Babak pertama luar biasa.”
Namun, komentar ini tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran para pendukung yang menyaksikan City tampil jauh di bawah ekspektasi mereka. Dengan rentetan hasil buruk, tekanan untuk segera bangkit semakin besar.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi Sekarat, Pep Guardiola Minta Manchester City Datangkan Pemain Baru di Januari 2025
Liga Inggris 27 Desember 2024, 19:40
-
Rapor Pemain Manchester City saat Ditahan Everton: Haaland Gagal Penalti, Akanji Ceroboh
Liga Inggris 27 Desember 2024, 08:18
-
Manuel Akanji: Gelar Juara Premier League Bukan Lagi Target Manchester City
Liga Inggris 27 Desember 2024, 06:25
-
Krisis Manchester City Berlanjut, Haaland Gagal Eksekusi Penalti
Liga Inggris 27 Desember 2024, 06:00
-
Petik Hikmah Seri Lawan Everton, Pep Guardiola Puji Performa Manchester City
Liga Inggris 27 Desember 2024, 05:55
LATEST UPDATE
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR