
Bola.net - Lamborghini merilis pernyataan untuk menanggapi kecelakaan tragis yang merenggut nyawa pesepak bola Diogo Jota dan sang adik, Andre Silba, di jalan tol A-52, Palacios de Sanabria, Zamora, Spanyol, pada Kamis (3/7/2025) dini hari waktu Spanyol.
Berdasarkan laporan otoritas setempat, kedua bersaudara itu tewas di lokasi kejadian. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut. Lamborghini yang dikendarai Jota dilaporkan keluar jalur akibat pecah ban. Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan dan langsung terbakar hebat.
The Sun melaporkan bahwa Lamborghini meyakini mobil tersebut adalah varian Huracan. Varian ini ternyata pernah dilaporkan mengalami berbagai persoalan keamanan. Sebagai catatan, varian Huracan merupakan varian Lamborghini paling laris dan telah terjual sebanyak 25.000 unit selama diproduksi pada 2014-2024.
Pernyataan Lamborghini Soal Kecelakaan Diogo Jota
Lamborghini Huracan varian EVO Spyder. (c) Lamborghini
Pihak berwenang kini tengah menyelidiki indikasi bahwa masalah keamanan lain, yang sebelumnya menjadi dasar penarikan kembali, ikut berperan dalam kecelakaan tragis Jota. Hingga kini, belum diketahui pasti model Huracan apa yang dikendarai sang pesepak bola saat kecelakaan terjadi.
“Kami sangat berduka atas kecelakaan yang terjadi di Spanyol yang melibatkan kendaraan Lamborghini, di mana Diogo dan Andre Jota secara tragis kehilangan nyawa mereka," ungkap pernyataan resmi Lamborghini seperti yang dilansir The Sun.
"Dalam masa penuh duka ini, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga mereka. Automobili Lamborghini menantikan informasi lebih lanjut mengenai situasi kejadian, dengan sepenuh rasa hormat terhadap mereka yang terlibat," lanjut mereka.
Mobil Mewah yang Punya Banyak Masalah
Huracan pun memiliki harga kurang lebih £250.000. Mobil ini pertama kali diproduksi pada 2013, dan yang terbaru dirilis pada 2024. Huracan juga menjadi varian sportscar Lamborghini paling sukses secara komersial dengan penjualan lebih dari 25.00 unit. Huracan diketahui terdiri dari beberapa model, di antaranya Sterrato, Performante, Tecnica, STO (Super Trofeo Omologata), Coupe, Temerario, dan EVO Spyder.
Namun, Huracan pernah mengalami beberapa penarikan kembali terkait keselamatan, termasuk masalah penyetelan lampu depan yang bisa menyebabkan silau dan mengurangi jarak pandang, serta kegagalan sistem peringatan sabuk pengaman.
Sebanyak 39 unit Huracan EVO Spyder ditarik dari Amerika Serikat pada September 2024. Pada November 2023, 7805 unit Huracan hasil produksi 30 Juli 2014-30 Oktober 2023 juga ditarik dari Amerika Serikat. Beberapa model Huracan Coupe dan Spyder keluaran 2021 dan 2023 juga ditarik karena adanya kemungkinan klip pengaman kabel pembuka pintu tak terpasang dengan benar saat dirakit.
Beberapa model yang diproduksi antara tahun 2021 dan awal 2022 juga ditarik setelah ditemukan bahwa bunyi peringatan sabuk pengaman dan indikator visual di dasbor mungkin tidak aktif saat kecepatan kendaraan turun di bawah 20 km/jam, yang merupakan pelanggaran terhadap standar minimum keselamatan.
Sumber: The Sun
Baca Juga:
- Dikendarai Diogo Jota Saat Kecelakaan, Lamborghini Huracan Ternyata Pernah Ditarik Massal Akibat Masalah Keamanan
- Pelat Nomor Jadi Petunjuk Awal Identifikasi Jenazah Diogo Jota dan Andre Silva
- Rute Cardoso: Istri Setia yang Selalu Hadir untuk Diogo Jota
- Jalan A-52, Salah Satu Jalur Terburuk di Spanyol yang Merenggut Nyawa Diogo Jota
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Pertandingan yang Tentukan Akhir Era Ruben Amorim di Manchester United
Liga Inggris 6 Januari 2026, 04:30
-
Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile Dimulai, 2 Pilar Eropa Gebrak Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR