
Bola.net - Kekalahan Liverpool dari Aston Villa membuat mereka jadi tim juara bertahan pertama yang mencatatkan rekor kebobolan terburuk sejak nyaris tujuh dekade lalu.
Liverpool bertamu ke Villa Park untuk menghadapi Aston Villa di matchday 4 Premier League 2020-21. Pasukan Jurgen Klopp diprediksi bisa menang tentunya.
Namun nyatanya yang terjadi adalah bencana. Di babak pertama saja mereka tertinggal 4-1.
Gawang mereka dijebol tiga kali oleh Ollie Watkins dan John McGinn. Satu gol Liverpool dihasilkan oleh Mohamed Salah.
Di babak kedua, Villa menambahkan tiga gol lagi. Dua melalui Jack Grealish dan satu melalui Ross Barkley. Sementara itu gol tambahan Liverpool kembali dicatatkan oleh Salah.
Alhasil, Liverpool pun kalah dengan skor telak 7-2. Sebelumnya The Reds tak pernah kalah dengan skor sebesar ini, khususnya di era Klopp.
Ikuti Jejak Arsenal
Kekalahan ini mencatatkan rekor yang tak diinginkan oleh skuat Liverpool. Sebab mereka jadi tim juara bertahan pertama yang kebobolan tujuh gol sejak tahun 1953 silam.
Mereka mengikuti jejak Arsenal. Pada bulan April tahun itu, mereka dibantai 7-1 oleh Sunderland.
7 - Liverpool are the first reigning English top-flight champions to ship seven goals in a league match since Arsenal against Sunderland in September 1953. Embarrassed. #AVLLIV pic.twitter.com/CAnLAPG7b5
— OptaJoe (@OptaJoe) October 4, 2020
"7 - Liverpool adalah juara bertahan liga Inggris pertama yang mencetak tujuh gol dalam pertandingan liga sejak Arsenal melawan Sunderland pada September 1953. Malu."
Kebobolan Tujuh Gol Pertama Kalinya Sejak 1963
Kekalahan dari Aston Villa ini juga membuat Liverpool merasakan rekor yang tak pernah mereka rasakan lagi sejak tahun 1963 silam. Sejak saat itu The Reds tak pernah kebobolan tujuh gol sekaligus dalam sebuah laga.
Pada tahun 1963 tersebut Liverpool, yang saat itu ditukangi Bill Shankly, dibantai oleh Tottenham. Skornya sama, 7-2.
7 - Liverpool have conceded seven goals in a game for the first time since April 1963, in a 7-2 defeat to Tottenham Hotspur. Crushing. #AVLLIV pic.twitter.com/CrvMuNFuYk
— OptaJoe (@OptaJoe) October 4, 2020
"7 - Liverpool kebobolan tujuh gol dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya sejak April 1963, dalam kekalahan 7-2 dari Tottenham Hotspur. Penumpasan."
Kekalahan besar Liverpool dari Aston Villa ini sendiri terjadi tak lama setelah rival mereka yakni Manchester United juga kalah telak. Lawan Tottenham, mereka digilas 6-1.
(opta)
Berita Liverpool Lainnya:
- Hasil Pertandingan Aston Villa vs Liverpool: Skor 7-2
- Eks Kiper Liverpool: Alisson Lebih Baik dari Neuer
- 5 Pemain Aston Villa yang Berpotensi Buat Liverpool Menyesal
- Inilah yang Dilakukan Liverpool Demi Mempertahankan Gelar Premier League
- Kata Jurgen Klopp Soal Kejaran Tim Lain dan Perkembangan Liverpool
- Jurgen Klopp dan Rencananya untuk Pemain-Pemain Baru Liverpool
- Diminati Dua Klub, Shaqiri di Ambang Pintu Keluar dari Liverpool
- Prediksi Aston Villa vs Liverpool 5 Oktober 2020
- Liverpool Masuk Grup Relatif Sulit, Jurgen Klopp Justru Senang
- Profil dan Prediksi Liga Champions 2020/21 Grup D
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Babak Belur, Mantan Asisten Klopp: 17 Tahun Saya yang Bekerja
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 23:59
-
Fans Liverpool Marah-Marah, Dejan Lovren: Main Fifa atau Dukung Klub Lain Sono!
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 19:00
-
Kata Evra, Kekalahan Liverpool dari Villa tak Lepas dari Absennya Mane
Liga Inggris 5 Oktober 2020, 18:56
-
Peringatan Papu Gomez untuk Liverpool
Liga Champions 5 Oktober 2020, 18:29
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR