
Bola.net - - Premier League musim 2018/19 menjadi salah satu kompetisi paling ketat di Eropa. Bagaimana tidak, dua tim harus berjuang hingga laga terakhir untuk bisa memastikan gelar juara yakni Manchester City dan Liverpool.
Pada laga pekan terakhir, Man City menang dengan skor 1-4 atas Brighton di AMEX Stadium. Hasil tersebut membuat The Citizen berada di puncak klasemen akhir Premier League musim 2018/19. Pasukan Pep Guardiola meraih 98 poin.
Liverpool sendiri harus berjumpa dengan Wolverhampton pada laga pekan terakhir. The Reds menang dengan skor 2-0 pada laga di Anfield. Kemenangan membuat Liverpool meraih 97 poin, terpaut satu poin dari Man City yang menjadi juara.
Lantas, bagaimana statistik kedua tim sepanjang musim 2018/19? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Liverpool Harus Tetap Bangga
Meskipun gagal menjadi juara, Liverpool tidak perlu malu dengan capaian mereka di Premier League musim 2018/19. Bahkan, Mohamed Salah dan kolega layak untuk berbangga hati. Apalagi jika menengok statistik mereka pada musim ini.
Liverpool jadi tim yang paling sedikit kalah pada musim 2018/19. The Reds hanya sekali kalah. Kekalahan itu terjadi pada pekan ke-21, saat harus bermain di Stadion Etihad. Liverpool kalah dengan skor 2-1 atas Man City.
Sementara, Man City yang menjadi juara menelan kekalahan lebih banyak. Sergio Aguero dan kawan-kawan menelan empat kekalahan pada musim 2018/19. Empat kekalahan itu adalah saat melawan Chelsea, Crystal Palace, Leicester City dan Newcastle United.
Hanya saja, Liverpool cukup sering meraih hasil imbang yakni sebanyak tujuh kali. Sementara, Man City hanya dua kali bermain imbang pada musim 2018/19 ini.
Liverpool juga sedikit lebih baik dalam hal jumlah kebobolan. Dari 38 laga yang dimainkan, gawang Alisson hanya kebobolan 22 gol. Satu gol lebih baik dari jumlah kebobolan Man City. Alisson juga mencatat 21 cleansheet, satu laga lebih banyak dari Ederson Moraes.
Layak Dapat Apresiai
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, merasa jika apa yang sudah dilakukan oleh timnya sudah luar biasa. Meskipun gagal mendapatkan gelar juara Premier League, apa yang diraih anak asuhnya layak untuk mendapatkan apresiasi yang besar karena telah bermain sangat bagus.
"Itu brilian, kami meraih 97 poin yang luar biasa dan karena karena Man City kami berada di sana [posisi kedua]. Di negara lain, mungkin ini akan menjadi lebih mudah. Tapi, di sini, seperti inilah yang terjadi."
"Tidak ada masalah dengan kondisi ini karena inilah kompetisi yang harus kami hadapi. Ini bukan kompetisi 30, 20 atau 10 tahun yang lalu. Itu sangat berbeda. Anak-anak sungguh sangat siap untuknya dan mereka memberi respek yang besar pada saya," papar Klopp.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Gagal Juara, Chairman Liverpool Beri Peringatan untuk City
Liga Inggris 13 Mei 2019, 22:58
-
Analisis Aguero: Kemenangan Atas Liverpool Jadi Kunci Kesukesan City
Liga Inggris 13 Mei 2019, 22:24
-
Diincar Juventus, Pep Guardiola Katakan Tidak
Liga Italia 13 Mei 2019, 19:00
-
Van Dijk Mau Tukar Penghargaan Pemain Terbaik Dengan Trofi EPL
Liga Inggris 13 Mei 2019, 18:51
-
Virgil Van Dijk Frustasi Liverpool Gagal Juara Premier League
Liga Inggris 13 Mei 2019, 18:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi West Ham vs Leeds United 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 17:19
-
Jadwal Siaran Langsung Palace vs Arsenal: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 17:15
-
Prediksi Hellas Verona vs AS Roma 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:58
-
Prediksi Cremonese vs Como 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:50
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR