
Bola.net - Sebagai salah satu liga terbaik dunia, Premier League memiliki magnet yang kuat untuk pemain-pemain top. Banyak pemain-pemain terbaik dari seluruh penjuru dunia mencoba mengadu nasib mereka di tanah ratu Elizabeth tersebut.
Saking banyaknya pemain top yang mengadu nasib di Inggris, ada beberapa pemain yang memiliki karakteristik yang unik. Salah satunya adalah mereka yang berkaki kidal.
Seperti yang sudah diketahui, mereka yang memiliki kaki dominan kiri tidak sebanyak para pesepakbola yang lebih dominan menggunakan kaki kanan. Namun jangan salah, sejumlah pemain berkaki kiri tersebut menjadi legenda hidup di Premier League berkat ketajaman mereka dalam mencetak gol.
Siapa saja pemain berkaki kidal tertajam sepanjang sejarah Premier League? Berapa gol yang sudah mereka hasilkan dengan kaki kiri mereka? Simak daftar lengkapnya di bawah ini.
Romelu Lukaku

Pemain berkaki kiri paling mematikan yang berada di peringkat kelima jatuh pada mantan striker Manchester United, Romelu Lukaku.
Lukaku mengawali karirnya di Inggris dengan membela akademi Chelsea. Namun ia kesulitan menembus tim utama The Blues sehingga ia sempat dipinjamkan ke West Bromwich Albion lalu pindah ke Everton dan terakhir kali membela Manchester United.
Striker Timnas Belgia itu tercatat mengemas total 113 gol sepanjang karirnya di Premier League. Namun 57 dari 113 gol tersebut tercipta melalui kaki kirinya.
Mohamed Salah

Pemain berkaki kiri paling mematikan nomor empat adalah winger Liverpool, Mohamed Salah.
Bergabung dengan The Reds pada tahun 2017 silam, Salah langsung menjelma menjadi pujaan publik Anfield. Pasalnya ia konsisten menghadirkan gol bagi tim yang berbasis di Merseyside tersebut.
Salah hingga hari ini sudah 100 kali tampil di ajang EPL dan mengemas total 70 gol. 58 gol di antaranya ia ciptakan melalui kaki kirinya. Jumlah ini masih bisa bertambah lagi karena ada wacana Premier League musim ini bakal dilanjutkan dan ia juga masih terikat kontrak yang cukup panjang di Anfield.
Ryan Giggs

Setelah Mohamed Salah, di peringkat ketiga pemain dengan kaki kiri paling mematikan sepanjang sejarah EPL adalah Ryan Giggs.
Dikenal sebagai legenda hidup Setan Merah, Giggs dikenal sebagai salah satu winger yang paling mematikan. Ia selalu menebarkan teror bagi para lini pertahanan lawannya.
Giggs tercatat bermain selama 24 musim bagi United dan mencatatkan 114 gol di ajang EPL. 78 gol di antaranya dicetak melalui kaki kirinya.
Robin van Persie

Di peringkat kedua, ada sosok mantan striker Arsenal dan Manchester United Robin van Persie yang memiliki kaki kiri paling mematikan di sepanjang sejarah Premier League.
Van Persie mengawali karirnya di Inggris saat ia masih berusia 21 tahun. Ia berkembang dari seorang striker bengal menjadi striker haus gol.
Selama total 11 musim bermain di Inggris, Van Persie mengemas total 96 gol EPL di Arsenal dan 48 gol EPL bagi Manchester United. Dari total 144 gol tersebut total 94 gol atau sekitar 65% nya dicetak dengan kaki kiri. Mantap bukan?
Robbie Fowler
Ya, untuk jawara pemain dengan kaki kiri tertajam sepanjang sejarah EPL jatuh pada legenda Liverpool, Robbie Fowler.
Fowler yang merupakan pemain didikan akademi Liverpool pertama kali debut di tahun 1993. Periode pertamanya di Liverpool berakhir pada tahun 2001, di mana setelah itu ia sempat memperkuat Leeds United, Manchester City sebelum kembali ke Liverpool pada tahun 2006.
Sepanjang karirnya, Fowler berhasil mengemas total 163 gol di ajang EPL. 97 gol di antaranya berhasil ia cetak melalui kaki kirinya yang sakti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Eks Pemain Flop MU Jadi Rebutan Chelsea dan Arsenal
Liga Inggris 12 Mei 2020, 15:30
-
3 Kiper yang Bisa Menggantikan Kepa Arrizabalaga di Chelsea
Editorial 12 Mei 2020, 14:17
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR