
Bola.net - Sebuah pembelaan diberikan Luka Modric kepada Gareth Bale. Ia menilai banyak orang yang terlalu cepat melupakan jasa sang winger untuk Real Madrid.
Bergabung dengan Real Madrid di tahun 2013, Bale langsung menjadi pemain andalan di Real Madrid. Ia bahkan membantu Los Blanos memenangkan sejumlah trofi bergengsi, terutama empat trofi Liga Champions yang mereka dapatkan.
Namun dua musim terakhir, performa Bale menurun akibat cedera. Alhasil sang winger mulai panen kritikan dari fans Real Madrid, bahkan ketika ia bermain ia mendapatkan cemoohan.
Modric mengaku tidak habis pikir dengan perlakuan fans Madrid terhadap Bale. "Saya sudah lama bermain bersama Bale," ujar Modric kepada Cope.
Baca komentar lengkap sang gelandang di bawah ini.
Perlakuan Tidak Adil
Modric menilai Bale sudah memberikan banyak hal yang luar biasa untuk Madrid. Namun ia mendapatkan perlakuan tidak adil selama di Madrid.
"Dia [Bale] adalah pemain yang spektakuler tapi juga pemalu. Media banyak menghakiminya dalam beberapa musim terakhir."
"Namun mereka semua lupa dengan apa yang ia berikan. Ia tidak pernah punya masalah di ruang ganti, karena dia berbicara dengan bahasa Spanyol dengan kami."
Suka Pikun
Modric juga gagal paham dengan perlakuan fans Madrid terhadap Bale. Ia menilai fans Madrid dengan cepat melupakan jasa Bale.
"Orang-orang dengan cepat melupakan apa yang telah dilakukan Bale di klub ini."
"Gareth memang tidak banyak bersosialisasi, namun ia tidak punya masalah di ruang ganti. Saya merasa kasihan karena banyak orang yang melupakan apa yang telah ia lakukan." ujarnya.
Pindah Klub
Di musim panas ini, Bale memutuskan meninggalkan Real Madrid.
Ia memilih kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Tottenham sebagai pemain pinjaman.
(Cope)
Baca Juga:
- 6 Pemain Lambat Ini Membuktikan kalau Sepak bola Bukan Cuma Soal Kecepatan Saja
- 5 Pemain Buangan Real Madrid yang Bisa Sukses di Klub Lain, Dari Juan Mata Hingga Fabinho
- Rekap Transfer Klub-Klub La Liga 2020/21: Barcelona Paling Boros
- Beda Nasib James Rodriguez dengan Real Madrid: Yang Satu Tokcer, yang Satu Lagi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Giroud: Saya tak Ada Masalah Dengan Benzema Kok
Piala Eropa 6 Oktober 2020, 22:28
-
Mimpi Luka Modric: Terus Main di Real Madrid Sampai Pensiun
Liga Spanyol 6 Oktober 2020, 20:19
-
Modric: Fans Madrid Suka Pikun dengan Jasa Gareth Bale
Liga Inggris 6 Oktober 2020, 19:00
-
Zinedine Zidane Bisa Menjadi Ferguson-nya Real Madrid
Liga Spanyol 6 Oktober 2020, 18:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR