Bola.net - Manajer Swansea City, Garry Monk, mengkritik keputusan wasit Lee Probert yang memimpin laga antara timnya melawan Arsenal. Monk menganggap bahwa Probert telah menghalangi upaya The Swans untuk meraih kemenangan dengan meniup peluit akhir lebih cepat dari yang seharusnya.
Setelah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di penghujung laga, Swansea mendapatkan kesempatan emas untuk memetik gol kemenangan saat gelandang Jonathan De Guzman berada dalam posisi bebas di lini pertahanan The Gunners. Namun peluang tersebut 'gagal' setelah Probert meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
"Keputusan itu sangat buruk. Di babak kedua ia memberikan waktu tambahan sebanyak empat menit, dan kami mencetak gol di masa tersebut. Seharusnya waktu tambahan ditambah untuk menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi," ungkap pria 35 tahun ini.
"Namun kenyataannya, wasit meniup peluit 30 detik sebelum waktu tambahan berakhir. Mungkin dia ingin mengambil waktu minimum, namun saat itu kami tengah membangun serangan dan pemain kami memiliki peluang yang sangat bagus. Saya pikir keputusan tersebut benar-benar buruk." (sky/mri)
Setelah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di penghujung laga, Swansea mendapatkan kesempatan emas untuk memetik gol kemenangan saat gelandang Jonathan De Guzman berada dalam posisi bebas di lini pertahanan The Gunners. Namun peluang tersebut 'gagal' setelah Probert meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
"Keputusan itu sangat buruk. Di babak kedua ia memberikan waktu tambahan sebanyak empat menit, dan kami mencetak gol di masa tersebut. Seharusnya waktu tambahan ditambah untuk menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi," ungkap pria 35 tahun ini.
"Namun kenyataannya, wasit meniup peluit 30 detik sebelum waktu tambahan berakhir. Mungkin dia ingin mengambil waktu minimum, namun saat itu kami tengah membangun serangan dan pemain kami memiliki peluang yang sangat bagus. Saya pikir keputusan tersebut benar-benar buruk." (sky/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Arsenal Desak Wilshere Segera Tinggalkan Wenger
Liga Inggris 26 Maret 2014, 23:52
-
McManaman Yakin Suarez Tetap Bertahan di Anfield
Liga Inggris 26 Maret 2014, 23:22
-
Flamini Jelaskan Gol Bunuh Diri
Liga Inggris 26 Maret 2014, 23:18
-
Parlour: Trofi Piala FA Sudah Cukup Bagus Bagi Arsenal
Liga Inggris 26 Maret 2014, 21:05
-
Griezmann Bantah Sepakati Gabung PSG
Liga Champions 26 Maret 2014, 20:16
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR