
Bola.net - Kritik bertubi-tubi dialamatkan oleh Alan Hutton kepada Manchester United. Pandit BBC Sport itu menyorot hasil buruk yang didapat United saat bersua Leicester City.
Manchester United kalah dengan skor 4-2 dari Leicester City pada duel pekan ke-8 Premier League musim 2021/2022. Laga seru ini digelar di di King Power Stadium, Sabtu (16/10/2021) malam WIB.
Empat gol Leicester yang bersarang di gawang David de Gea dicetak oleh Youri Tielemans, Caglar Soyuncu, James Vardy dan Patson Daka. Sementara, gol-gol pasukan Ole Gunnar Solskjaer tercipta lewat aksi Mason Greenwood dan Marcus Rashford.
Bermain Sebagai Tim
Alan Hutton menilai duel Liecester melawan United sangat enak untuk dilihat. Tapi, tidak untuk fans United. Sebab, mereka harus melihat sebuah tim yang punya materi pemain bagus tapi tidak bisa bermain secara kolektif.
"Sungguh permainan yang fantastis; beberapa gol bagus, permainan bagus. Selama 90 menit, Leicester pantas mendapatkannya," kata Alan Hutton pada BBC Sport.
"Saya khawatir untuk Manchester United, pertahanan terlihat buruk di mana-mana. Mereka terlihat seperti tim dengan pemain luar biasa berbakat yang tidak tahu cara bermain sebagai tim," tambah eks pemain timnas Skotlandia.
Berantakan
Alan Hutton menyorot secara tajam kinerja lini belakang United. Kebobolan empat gol membuat Harry Maguire dan kolega mendapat rapor merah. Ada beberapa kesalahan fatal yang dilakukan dan itu berujung gol.
"Di belakang, Manchester United berantakan. Saya harus jujur," kata Alan Hutton.
"Melihat United, mereka adalah tim yang penuh dengan pemain kelas dunia, tetapi mereka tidak bermain sebagai sebuah tim. Ketika mereka mendapatkan hasil bagus, itu tergantung pada kecemerlangan individu," katanya.
Tanpa Pemimpin

United tidak diperkuat Raphael Varane pada duel lawan Leicester. Alan Hutton merasa itu adalah faktor penting yang membuat lini belakang United berantakan. Tidak ada figur pemimpin yang kuat di lapangan.
"Leicester mengendalikan permainan dan tampak berbahaya dalam serangan balik. Maguire tampak sangat berkarat. Mungkin sulit untuk langsung perform dan melakukan pekerjaan setelah jeda," kata Alan Hutton.
"Jelas mereka kehilangan Varane, tetapi Manchester United tidak saling melindungi. Tidak ada kepemimpinan, tidak ada komunikasi. Tidak ada yang mencoba membuat tantangan," tegasnya.
Ronaldo Diam
Cristiano Ronaldo yang memainkan dua laga gemilang bersama timnas Portugal dianggap tidak memberi dampak besar bagi United. Alan Hutton tidak melihat ada peran nyata dari Ronaldo untuk menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi Setan Merah.
"Leicester bisa saja mencetak lebih banyak gol; mereka memiliki peluang yang lebih baik dan Ronaldo diam saja. Leicester mungkin kecewa karena mereka tidak mencetak lebih banyak gol," kata Alan Hutton.
"Kebobolan empat gol di laga tandang. Anda tidak mengharapkan ini, dan dengan jadwal pertandingan yang akan mereka hadapi, itu adalah masalah besar," tegas Alan Hutton.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Leicester City vs Manchester United: Jamie Vardy
Liga Inggris 16 Oktober 2021, 23:55
-
Hasil Pertandingan Leicester City vs Manchester United: Skor 4-2
Liga Inggris 16 Oktober 2021, 23:05
-
Jadwal dan Live Streaming Leicester City vs Man Utd Hari Ini
Liga Inggris 16 Oktober 2021, 16:21
-
Ole Gunnar Solskjaer: Jesse Lingard Penting Buat Manchester United
Liga Inggris 16 Oktober 2021, 16:08
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR