
Bola.net - Paul Pogba disebut sebagai korban penampilan tak stabil Manchester United dalam empat pertandingan Premier League 2019/20 sejauh ini. Kritik terhadap Pogba tak terhindarkan karena dia merupakan pemain terbaik Setan Merah.
Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu masih tampil inkonsisten pada pekan-pekan awal musim baru ini. Usai mengalahkan Chelsea 4-0 di laga pertama, performa MU merosot pada tiga pertandingan berikutnya.
Pogba merupakan salah satu pemain yang disalahkan terkait kemerosotan tersebut, khususnya karena dia gagal menendang penalti. Masih sama, permainan Pogba dinilai belum cukup memuaskan.
Biar begitu, mantan pemain MU, Gary Neville percaya Pogba hanyalah korban. Mengapa demikian? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pemain Terbaik
Menurut Neville, Pogba terus dikritik karena statusnya sebagai pemain terbaik dalam tim MU sekarang. Status itu datang dengan ekspektasi tinggi, tapi sayangnya performa Pogba masih di bawah harapan.
"Paul Pogba sekarang merupakan obsesi, sebab dia adalah pemain terbaik dalam klub terbaik di dunia. Dia adalah juara Piala Dunia dan hal ini harus dinilai sebagai pujian yang dibicarakan banyak orang," tutur Neville kepada Sky Sports.
"Ketika saya mengkritik Paul Pogba setelah insiden penalti Wolves, saya tidak memandangnya berbeda dari kritk terhadap Roy Keane atau David Beckham atau Wayne Rooney [saat mereka masih bermain]."
Pemimpin
Terlebih, Pogba adalah salah satu pemimpin dalam skuad. Jelas, ketika MU gagal memetik kemenangan, pemain pertama yang disalahkan adalah Pogba. Neville merasa tidak ada yang aneh dari situasi ini.
"[Pogba] pemain terbaik, pemimpin, kapten tim, dia akan bangkit dan akan menghadapi setiap kritik itu. Seperti yang dilakukan manajer dan pelatih," lanjut Neville.
"Ini bukan tugas asisten pelatih, bukan tugas penyerang sayap kiri atau bek kanan dan bek kiri, ini adalah beban pemain yang menjadi nomor satu dalam tim, dan kondisi ini tak pernah berubah," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Owen Ragukan Ketajaman Marcus Rashford
Liga Inggris 6 September 2019, 22:30
-
Pogba Diminta Berani Ambil Tanggung Jawab Sebagai Pemimpin MU
Liga Inggris 6 September 2019, 21:48
-
Presiden La Liga Ingin Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho Kembali ke Spanyol
Liga Spanyol 6 September 2019, 21:20
-
Chris Smalling Buka Peluang Tinggalkan MU Selamanya
Liga Inggris 6 September 2019, 21:14
-
Jan Oblak Tertarik Gabung Manchester United
Liga Inggris 6 September 2019, 21:00
LATEST UPDATE
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
Barcelona Unggul 9 Poin, Hansi Flick Ingatkan La Liga Belum Usai
Liga Spanyol 12 April 2026, 14:02
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 14:01
-
Tempat Menonton Persib vs Bali United: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 12 April 2026, 13:32
-
Mikel Arteta Sebut Kekalahan dari Bournemouth Pukulan Telak bagi Arsenal
Liga Inggris 12 April 2026, 13:08
-
Mikel Arteta Arteta Minta Maaf Usai Arsenal Tumbang dari Bournemouth
Liga Inggris 12 April 2026, 13:00
-
Live Streaming Parma vs Napoli - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 12 April 2026, 13:00
-
Arsenal Kalah, Viktor Gyokeres Singgung Kondisi Lapangan
Liga Inggris 12 April 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45























KOMENTAR