
Bola.net - Legenda Manchester United, Paul Scholes akhirnya memberikan klarifikasi setelah komentarnya di media sosial memicu kontroversi. Postingan singkat yang ia tulis usai kekalahan Setan Merah dari Newcastle langsung memancing reaksi keras dari fans dan sejumlah mantan pemain.
Komentar tersebut awalnya dianggap sebagai sindiran terhadap pelatih kepala Manchester United saat ini, Michael Carrick. Padahal Carrick justru mendapat banyak pujian sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ruben Amorim pada awal tahun ini.
Situasi ini membuat Scholes merasa perlu menjelaskan maksud sebenarnya dari unggahan tersebut. Ia menegaskan bahwa komentarnya tidak dimaksudkan sebagai kritik pribadi terhadap mantan rekan setimnya itu.
Scholes Tegaskan Tidak Pernah Berniat Menyerang Carrick

Kontroversi bermula setelah Scholes mengunggah komentar di Instagram story yang menyinggung performa Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir.
Bahwa MU bermain biasa-biasa saja dalam empat laga terakhir, tapi tetap bisa menang. Kalimat tersebut kemudian ditafsirkan sebagai kritik langsung kepada Carrick.
Reaksi keras pun muncul, termasuk dari mantan pemain United lainnya seperti Patrice Evra. Banyak pihak menilai komentar itu tidak perlu dilontarkan di tengah periode positif yang sedang dijalani Carrick sebagai pelatih.
Terbaru, berbicara dalam podcast The Good, The Bad and The Football, Scholes menegaskan bahwa tidak ada niat buruk di balik komentarnya.
"Ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung Michael. Michael adalah salah satu orang paling baik dalam sepak bola, dia orang terakhir yang ingin saya sakiti," ujar Scholes.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya langsung menghubungi Carrick secara pribadi untuk menjelaskan situasi tersebut.
"Saya mengirim pesan kepada Michael. Saya langsung berkata kepadanya, 'Saya tidak punya niat untuk membuat Anda kesal'. Bahkan sebenarnya saya merasa tidak perlu mengatakan itu, dan dia sendiri bilang kepada saya bahwa dia tidak tersinggung."
Komentar Sebenarnya Soal Performa Tim

Menurut Scholes, reaksi publik terhadap unggahannya terlalu berlebihan karena banyak orang salah memahami maksud yang ingin ia sampaikan. Ia menilai komentarnya lebih berkaitan dengan performa tim secara keseluruhan.
"Saya rasa orang-orang hanya menafsirkannya berbeda dari yang saya maksud," imbuh Scholes. "Satu-satunya yang saya katakan adalah saya tidak merasa mereka bermain terlalu baik dalam empat pertandingan terakhir, tetapi dia masih mampu mendapatkan hasil."
Scholes menjelaskan bahwa sebenarnya ia justru ingin menyoroti kemampuan Carrick dalam tetap meraih hasil positif meski tim tidak selalu tampil maksimal.
"Kami pernah memiliki manajer terbaik di dunia dan dia selalu mengatakan bahwa terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan," lanjut Scholes.
"Dengan kartu merah dan berbagai hal yang terjadi dalam pertandingan, kadang Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan. Itu saja yang ingin saya katakan."
Carrick Akui United Tampil Tidak Maksimal
Di sisi lain, kekalahan 2-1 dari Newcastle di St. James' Park menjadi salah satu momen yang mengecewakan bagi Manchester United di bawah kepemimpinan Carrick. Hasil itu mengakhiri rangkaian positif yang sebelumnya diraih tim.
Meski Newcastle bermain dengan 10 pemain, Manchester United gagal memanfaatkan situasi tersebut. Carrick pun tidak mencari alasan atas performa timnya dalam laga tersebut.
"Kami tidak senang dengan cara kami memainkan pertandingan ini. Jika melihat bagaimana jalannya laga, sebenarnya situasinya banyak berada di tangan kami, tetapi kredit untuk Newcastle," ungkap Carrick.
Kekalahan ini tetap menjadi satu-satunya hasil negatif besar dalam masa kepelatihan Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim pada pertengahan Januari. Kini fokus Manchester United kembali tertuju pada upaya memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Alexis Mac Allister Ditanya Soal Kontrak Liverpool, Jawabannya Bikin Suporter Lega
- Di Tengah Kabar Ketertarikan Madrid, Liverpool Justru Masih Belum Beri Kepastian Soal Masa Depan Mac Allister
- Bersinar di Newcastle, Sandro Tonali Dapat Restu Pindah ke Manchester United
- Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
- Era Casemiro Berakhir, Man United Tetapkan Gelandang Forest Ini Sebagai Penggantinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gacor di Man United, Benjamin Sesko Samai Statistik Tembakan Erling Haaland
Liga Inggris 10 Maret 2026, 16:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR