
Bola.net - Kiper Manchester United, Senne Lammens, menjadi salah satu pemain yang paling memanfaatkan perubahan aturan terbaru di Premier League musim ini. Penjaga gawang asal Belgia tersebut bahkan disebut mampu mengoptimalkan regulasi baru soal durasi penguasaan bola oleh kiper.
Lammens didatangkan Manchester United dari Royal Antwerp pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer sekitar £18,2 juta. Sejak kedatangannya di Old Trafford, kiper berusia 23 tahun itu langsung menjelma sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang.
Performa impresifnya membuat Lammens sukses mengambil alih posisi nomor satu yang sebelumnya ditempati Andre Onana.
Memanfaatkan Batas Waktu 8 Detik

Musim ini Premier League menerapkan aturan baru bagi penjaga gawang terkait durasi memegang bola. Jika sebelumnya kiper hanya diperbolehkan menguasai bola maksimal enam detik, namun jarang benar-benar ditegakkan, kini batas waktunya diperpanjang menjadi delapan detik.
Jika kiper melewati batas tersebut, wasit dapat memberikan tendangan sudut untuk tim lawan sebagai hukuman atas aksi membuang waktu.
Menariknya, Lammens justru mampu memanfaatkan aturan ini dengan sangat efektif. Statistik dari The Athletic menunjukkan bahwa ia memegang bola rata-rata 7,68 detik setiap kali menangkap atau menguasainya, hanya terpaut 0,32 detik dari batas maksimal.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara semua kiper di Premier League musim ini.
Paling Lama di Liga

Kiper Brighton, Bart Verbruggen, menjadi pemain yang paling mendekati catatan Lammens dengan rata-rata 6,52 detik. Sementara itu kiper timnas Inggris, Jordan Pickford, sedikit di bawahnya dengan selisih hanya 0,02 detik.
Pickford juga menjadi penjaga gawang terakhir dalam daftar yang rata-rata masih memegang bola lebih dari enam detik.
Di sisi lain, beberapa kiper justru terkenal lebih cepat mendistribusikan bola. Penjaga gawang Newcastle United, Nick Pope, tercatat sebagai yang paling cepat mengembalikan bola ke permainan dengan rata-rata hanya 3,33 detik.
Kiper Bournemouth Djordje Petrovic menyusul dengan 3,42 detik, sementara kiper Arsenal David Raya rata-rata melepaskan bola setelah 3,96 detik.
Memberi Stabilitas untuk Manchester United

Kehadiran Lammens memberikan ketenangan yang sebelumnya dirasa kurang di lini belakang Manchester United. Otoritasnya di kotak penalti serta kemampuannya mengontrol tempo permainan dinilai membantu meningkatkan stabilitas tim.
Sepanjang musim ini, Lammens telah mencatatkan lima clean sheet dari 23 penampilan liga. Kontribusinya membantu Manchester United naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan selisih gol +11.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama musim lalu, Setan Merah masih terpuruk di peringkat ke-13 dengan selisih gol -3.
Dipuji Michael Carrick

Performa konsisten Lammens juga mendapat pujian dari pelatih interim Manchester United, Michael Carrick. Bahkan beberapa pihak mulai membandingkannya dengan legenda klub, Edwin van der Sar.
Carrick mengakui ada kemiripan gaya bermain antara keduanya, meski ia enggan membuat perbandingan langsung.
Menurut Carrick, kualitas utama seorang kiper adalah kemampuan menghadirkan ketenangan di tengah tekanan pertandingan, sesuatu yang dinilai dimiliki oleh Lammens.
“Ia punya karakter yang kuat. Seorang penjaga gawang harus bisa dipercaya dan membawa ketenangan, bukan menambah kekacauan. Senne memiliki kualitas itu,” ujar Carrick.
Ia juga menilai kepribadian dan mentalitas Lammens menjadi faktor penting yang membuatnya cepat beradaptasi di klub sebesar Manchester United.
Dengan performa stabil serta kemampuannya memanfaatkan aturan permainan secara cerdas, Lammens kini dianggap sebagai salah satu rekrutan terbaik Manchester United musim ini.
Sumber: The Athletic
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gacor di Man United, Benjamin Sesko Samai Statistik Tembakan Erling Haaland
Liga Inggris 10 Maret 2026, 16:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR