
Bola.net - Jurgen Klopp mengaku selalu menaruh respek tinggi terhadap sang rival, Pep Guardiola. Sebagai sesama pelatih, Klopp tahu Guardiola tidak pernah bermaksud menghina tim atau pemain lawan. Komentar mereka mudah dipelintir media.
Pujian Klopp ini terkait dengan perang urat saraf dua pelatih top ini menjelang duel Liverpool vs Manchester City, Minggu (10/11/2019) malam WIB. Guardiola sempat menghina salah satu pemain Liverpool.
Ya, akhir pekan lalu Guardiola memuji Sadio Mane, sekaligus menyebutnya tukang diving usai melihat Mane beberapa kali terjatuh di kotak penalti dengan mudahnya. Klopp jelas tidak terima, dia membela Mane sebagai salah satu pemain terbaik dalam skuadnya.
Adu komentar pun tak terhindarkan, masing-masing pihak merasa benar. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Mulai Turun
Tensi psywar itu sempat meninggi, lalu perlahan-lahan menurun menjelang akhir pekan ini. Guardiola mengaku tidak bermaksud menghina Sadio Mane, hanya diskusi dalam skuad.
Kini, giliran Klopp yang berbicara. Dia tahu pelatih memang berada dalam posisi sulit ketika harus menjawab pertanyaan jurnalis, seperti yang jadi kesalahan Guardiola.
"Saya berada di situasi yang sama dengan dia [Guardiola]. Kami selalu diserang pertanyaan dan terkadang kami menjawabnya begitu saja tanpa benar-benar berpikir apa yang akan terjadi," kata Klopp kepada Sky Sports.
"Dia sudah menjelaskan komentarnya dengan baik, bahwa dia memang selalu berbicara dengan cara itu pada pemain-pemainnya. Apakah itu penalti atau tidak - itulah diskusi dalam tim mereka."
Pelatih Terbaik
Tak hanya itu, Klopp bahkan memuji Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia. Dia menaruh respek begitu tinggi pada sosok yang sudah meraih banyak trofi bersama Barcelona dan Bayern Munchen itu.
"Saya benar-benar tidak punya masalah dengan itu. Saya menaruh respek begitu tinggi terhadap Guardiola, saya mengenal dia sudah sangat lama. Merupakan pencapaian besar untuk jadi pesaingnya," lanjut Klopp.
"Bagi saya, dia manajer terbaik di dunia dan kami [Liverpool] punya kesempatan mengalahkan timnya, yang memang sangat sulit tapi tidak mustahil."
Saling Respek
Lebih lanjut, Klopp yakin duel akhir pekan nanti bakal berlandaskan respek tinggi satu sama lain. Kedua tim memahami kekuatan lawan mereka.
"Kami sudah memiliki sejumlah hasil positif saat melawan mereka, jadi dari tim saya hanya ada respek, bukan yang lain," tutup Klopp.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Pemain Liverpool Ini Ikut Psywar, Sebut Komentar Guardiola Aneh
- Fernandinho: Manchester City Datang ke Liverpool untuk Menang!
- Tensi Psywar Menurun, Guardiola Layangkan Pujian untuk Liverpool
- Liverpool Perkasa Lawan Manchester City di Anfield, Kevin De Bruyne Tak Peduli
- Liverpool vs Manchester City, Klopp Yakin Ederson Masih Bisa Merumput
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Manchester City, Klopp Waspadai Ancaman Sang Mantan
Liga Inggris 8 November 2019, 23:59
-
Liverpool vs Manchester City, Klopp Minta The Reds Bermain Dengan Gagah Berani
Liga Inggris 8 November 2019, 22:50
-
Liverpool vs Manchester City Bukan Laga Krusial Penentu Gelar Bagi Salah
Liga Inggris 8 November 2019, 22:27
-
Aman Kops! Van Dijk dan Henderson Bisa Main Lawan Manchester City
Liga Inggris 8 November 2019, 20:22
-
Liverpool vs Manchester City: Rivalitas Penuh Kualitas
Liga Inggris 8 November 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR