
Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak melalui sundulan Yoan Gouffran pada menit ke-68 dan tendangan Loic Remy pada menit ke-89. Tambahan tiga poin tersebut membawa Newcastle naik ke posisi sembilan, sementara The Blues gagal mengkudeta posisi Arsenal di puncak klasemen.
Pada sepuluh menit awal, kedua tim masih mencoba untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka. Baik Newcastle maupun Chelsea beberapa kali mencoba membangun serangan yang masih gagal menemui sasaran.
Pada menit ke-12, The Blues memperoleh peluang pertamanya. Melalui situasi tendangan sudut dari Frank Lampard, sundulan John Terry masih menerpa mistar gawang. Bola muntah tersebut mampu disambut dengan tendangan salto oleh Branislav Ivanovic, namun lagi-lagi mistar gawang mampu menjadi penyelamat tuan rumah.
Usai peluang pertama tersebut, Chelsea semakin gencar membangun serangan ke pertahanan tuan rumah. Dimotori Eden Hazard, Juan Mata dan Oscar, The Blues mencoba menembus pertahanan solid tuan rumah lewat kecepatan ketiganya.
Sementara itu tuan rumah yang lebih bermain sabar dan disiplin di lini belakang mengandalkan serangan balik untuk menekan pertahanan Chelsea. Pada menit ke-30 sebuah tendangan keras dari Cabaye masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Petr Cech.
Chelsea kembali memperoleh peluang mencetak gol. Lagi-lagi lewat sebuah situasi tendangan pojok, Terry sukses menyundul bola ke arah gawang Tim Krul, beruntung masih mampu dimentahkan oleh Davide Santon. Skor tanpa gol menutup jalannya babak pertama.
Tempo permainan di babak kedua tak mengendur. Tiga menit paruh kedua berjalan, Chelsea telah memberikan ancaman. Kali ini penetrasi dari Juan Mata di sisi kanan pertahanan The Magpies mampu diantisipasi dengan baik oleh Yanga-Mbiwa.
Satu jam pertandingan berjalan, Newcastle mulai tampil lebih agresif. Hasilnya, tiga peluang berturut-turut mampu diciptakan anak asuh Alan Pardew.
Yang pertama, serbuan Moussa Sissoko di sisi kiri mampu menembus pertahanan Chelsea, sayang tendangannya masih mampu ditepis Cech. Satu menit usai peluang tersebut, giliran tendangan keras Loic Remy yang juga mampu diantisipasi dengan baik oleh nama yang sama. Terakhir adalah peluang dari Gouffran dari sisi kanan pertahanan Chelsea tak jua mampu menaklukkan ketangguhan Cech di bawah mistar gawang.
Usaha gigih tuan rumah mencecar pertahanan tim tamu akhirnya berbuah hasil pada menit ke-67. Berawal dari sebuah umpan Yohan Cabaye di lini tengah, Yoan Gouffran yang tak terkawal mampu menaklukkan Petr Cech lewat sundulan tajamnya. 1-0 tuan rumah memimpin.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat. Kerja sama dari Loic Remy dan Ameobi hampir saja menambah derita Chelsea. Beruntung tendangan Remy masih mampu ditahan oleh John Terry.
Sementara itu, tertinggal satu gol membuat Jose Mourinho menginstruksikan para pemainnya lebih agresif. Salah satunya dengan memasukkan Andre Schurrle menggantikan Frank Lampard.
Pergantian tersebut mampu membuat Chelsea tampil lebih agresif. Bahkan, The Blues mampu menciptakan dua peluang melalui Willian yang masih mampu ditepis Krul. Begitu juga tendangan Eto'o yang dapat dihalau Debuchy.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Chelsea justru harus menerima kenyataan kembali kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
Berawal dari sebuah serangan balik cepat, Vurnon Anita mampu memberikan umpan matang kepada Loic Remy yang mampu diakhiri dengan sebuah tendangan keras yang menembus gawang Cech untuk kali kedua. Gol tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga tersebut.
Susunan pemain.
Newcastle: Krul; Debuchy, Williamson, Yanga-Mbiwa, Santon; Sissoko, Tiote (Anita 54'), Cabaye, Gouffran (Obertan 84'); Shola Ameobi (Cisse 61'), Remy.
Chelsea: Cech; Ivanovic, D Luiz, Terry (c), Cole; Ramires, Lampard (Schurrle 70'); Mata (Willian 61'), Oscar, Hazard; Torres (Eto'o 61'). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: United Lanjutkan Tren Positif
Liga Inggris 2 November 2013, 23:51
-
Review: St James Park Beri Chelsea Mimpi Buruk
Liga Inggris 2 November 2013, 21:42
-
Review: Empat Gol Indonesia Lumat Kirgistan
Tim Nasional 1 November 2013, 21:27
-
Review: Drama Enam Gol di Giuseppe Meazza
Liga Italia 27 Oktober 2013, 03:57
-
Review: Panggung El Clasico Milik Neymar
Liga Spanyol 27 Oktober 2013, 01:15
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR