
Bola.net - Newcastle mampu menghadirkan mimpi buruk bagi Chelsea. Bertanding di St James Park, Sabtu (02/11) malam, The Magpies sukses mengakhiri perlawanan gigih The Blues dengan skor 2-0.
Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak melalui sundulan Yoan Gouffran pada menit ke-68 dan tendangan Loic Remy pada menit ke-89. Tambahan tiga poin tersebut membawa Newcastle naik ke posisi sembilan, sementara The Blues gagal mengkudeta posisi Arsenal di puncak klasemen.
Pada sepuluh menit awal, kedua tim masih mencoba untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka. Baik Newcastle maupun Chelsea beberapa kali mencoba membangun serangan yang masih gagal menemui sasaran.
Pada menit ke-12, The Blues memperoleh peluang pertamanya. Melalui situasi tendangan sudut dari Frank Lampard, sundulan John Terry masih menerpa mistar gawang. Bola muntah tersebut mampu disambut dengan tendangan salto oleh Branislav Ivanovic, namun lagi-lagi mistar gawang mampu menjadi penyelamat tuan rumah.
Usai peluang pertama tersebut, Chelsea semakin gencar membangun serangan ke pertahanan tuan rumah. Dimotori Eden Hazard, Juan Mata dan Oscar, The Blues mencoba menembus pertahanan solid tuan rumah lewat kecepatan ketiganya.
Sementara itu tuan rumah yang lebih bermain sabar dan disiplin di lini belakang mengandalkan serangan balik untuk menekan pertahanan Chelsea. Pada menit ke-30 sebuah tendangan keras dari Cabaye masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Petr Cech.
Chelsea kembali memperoleh peluang mencetak gol. Lagi-lagi lewat sebuah situasi tendangan pojok, Terry sukses menyundul bola ke arah gawang Tim Krul, beruntung masih mampu dimentahkan oleh Davide Santon. Skor tanpa gol menutup jalannya babak pertama.
Tempo permainan di babak kedua tak mengendur. Tiga menit paruh kedua berjalan, Chelsea telah memberikan ancaman. Kali ini penetrasi dari Juan Mata di sisi kanan pertahanan The Magpies mampu diantisipasi dengan baik oleh Yanga-Mbiwa.
Satu jam pertandingan berjalan, Newcastle mulai tampil lebih agresif. Hasilnya, tiga peluang berturut-turut mampu diciptakan anak asuh Alan Pardew.
Yang pertama, serbuan Moussa Sissoko di sisi kiri mampu menembus pertahanan Chelsea, sayang tendangannya masih mampu ditepis Cech. Satu menit usai peluang tersebut, giliran tendangan keras Loic Remy yang juga mampu diantisipasi dengan baik oleh nama yang sama. Terakhir adalah peluang dari Gouffran dari sisi kanan pertahanan Chelsea tak jua mampu menaklukkan ketangguhan Cech di bawah mistar gawang.
Usaha gigih tuan rumah mencecar pertahanan tim tamu akhirnya berbuah hasil pada menit ke-67. Berawal dari sebuah umpan Yohan Cabaye di lini tengah, Yoan Gouffran yang tak terkawal mampu menaklukkan Petr Cech lewat sundulan tajamnya. 1-0 tuan rumah memimpin.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat. Kerja sama dari Loic Remy dan Ameobi hampir saja menambah derita Chelsea. Beruntung tendangan Remy masih mampu ditahan oleh John Terry.
Sementara itu, tertinggal satu gol membuat Jose Mourinho menginstruksikan para pemainnya lebih agresif. Salah satunya dengan memasukkan Andre Schurrle menggantikan Frank Lampard.
Pergantian tersebut mampu membuat Chelsea tampil lebih agresif. Bahkan, The Blues mampu menciptakan dua peluang melalui Willian yang masih mampu ditepis Krul. Begitu juga tendangan Eto'o yang dapat dihalau Debuchy.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Chelsea justru harus menerima kenyataan kembali kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
Berawal dari sebuah serangan balik cepat, Vurnon Anita mampu memberikan umpan matang kepada Loic Remy yang mampu diakhiri dengan sebuah tendangan keras yang menembus gawang Cech untuk kali kedua. Gol tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga tersebut.
Susunan pemain.
Newcastle: Krul; Debuchy, Williamson, Yanga-Mbiwa, Santon; Sissoko, Tiote (Anita 54'), Cabaye, Gouffran (Obertan 84'); Shola Ameobi (Cisse 61'), Remy.
Chelsea: Cech; Ivanovic, D Luiz, Terry (c), Cole; Ramires, Lampard (Schurrle 70'); Mata (Willian 61'), Oscar, Hazard; Torres (Eto'o 61'). (bola/dzi)
Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak melalui sundulan Yoan Gouffran pada menit ke-68 dan tendangan Loic Remy pada menit ke-89. Tambahan tiga poin tersebut membawa Newcastle naik ke posisi sembilan, sementara The Blues gagal mengkudeta posisi Arsenal di puncak klasemen.
Pada sepuluh menit awal, kedua tim masih mencoba untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka. Baik Newcastle maupun Chelsea beberapa kali mencoba membangun serangan yang masih gagal menemui sasaran.
Pada menit ke-12, The Blues memperoleh peluang pertamanya. Melalui situasi tendangan sudut dari Frank Lampard, sundulan John Terry masih menerpa mistar gawang. Bola muntah tersebut mampu disambut dengan tendangan salto oleh Branislav Ivanovic, namun lagi-lagi mistar gawang mampu menjadi penyelamat tuan rumah.
Usai peluang pertama tersebut, Chelsea semakin gencar membangun serangan ke pertahanan tuan rumah. Dimotori Eden Hazard, Juan Mata dan Oscar, The Blues mencoba menembus pertahanan solid tuan rumah lewat kecepatan ketiganya.
Sementara itu tuan rumah yang lebih bermain sabar dan disiplin di lini belakang mengandalkan serangan balik untuk menekan pertahanan Chelsea. Pada menit ke-30 sebuah tendangan keras dari Cabaye masih mampu diantisipasi dengan baik oleh Petr Cech.
Chelsea kembali memperoleh peluang mencetak gol. Lagi-lagi lewat sebuah situasi tendangan pojok, Terry sukses menyundul bola ke arah gawang Tim Krul, beruntung masih mampu dimentahkan oleh Davide Santon. Skor tanpa gol menutup jalannya babak pertama.
Tempo permainan di babak kedua tak mengendur. Tiga menit paruh kedua berjalan, Chelsea telah memberikan ancaman. Kali ini penetrasi dari Juan Mata di sisi kanan pertahanan The Magpies mampu diantisipasi dengan baik oleh Yanga-Mbiwa.
Satu jam pertandingan berjalan, Newcastle mulai tampil lebih agresif. Hasilnya, tiga peluang berturut-turut mampu diciptakan anak asuh Alan Pardew.
Yang pertama, serbuan Moussa Sissoko di sisi kiri mampu menembus pertahanan Chelsea, sayang tendangannya masih mampu ditepis Cech. Satu menit usai peluang tersebut, giliran tendangan keras Loic Remy yang juga mampu diantisipasi dengan baik oleh nama yang sama. Terakhir adalah peluang dari Gouffran dari sisi kanan pertahanan Chelsea tak jua mampu menaklukkan ketangguhan Cech di bawah mistar gawang.
Usaha gigih tuan rumah mencecar pertahanan tim tamu akhirnya berbuah hasil pada menit ke-67. Berawal dari sebuah umpan Yohan Cabaye di lini tengah, Yoan Gouffran yang tak terkawal mampu menaklukkan Petr Cech lewat sundulan tajamnya. 1-0 tuan rumah memimpin.
Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bersemangat. Kerja sama dari Loic Remy dan Ameobi hampir saja menambah derita Chelsea. Beruntung tendangan Remy masih mampu ditahan oleh John Terry.
Sementara itu, tertinggal satu gol membuat Jose Mourinho menginstruksikan para pemainnya lebih agresif. Salah satunya dengan memasukkan Andre Schurrle menggantikan Frank Lampard.
Pergantian tersebut mampu membuat Chelsea tampil lebih agresif. Bahkan, The Blues mampu menciptakan dua peluang melalui Willian yang masih mampu ditepis Krul. Begitu juga tendangan Eto'o yang dapat dihalau Debuchy.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Chelsea justru harus menerima kenyataan kembali kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
Berawal dari sebuah serangan balik cepat, Vurnon Anita mampu memberikan umpan matang kepada Loic Remy yang mampu diakhiri dengan sebuah tendangan keras yang menembus gawang Cech untuk kali kedua. Gol tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga tersebut.
Susunan pemain.
Newcastle: Krul; Debuchy, Williamson, Yanga-Mbiwa, Santon; Sissoko, Tiote (Anita 54'), Cabaye, Gouffran (Obertan 84'); Shola Ameobi (Cisse 61'), Remy.
Chelsea: Cech; Ivanovic, D Luiz, Terry (c), Cole; Ramires, Lampard (Schurrle 70'); Mata (Willian 61'), Oscar, Hazard; Torres (Eto'o 61'). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: United Lanjutkan Tren Positif
Liga Inggris 2 November 2013, 23:51
-
Review: St James Park Beri Chelsea Mimpi Buruk
Liga Inggris 2 November 2013, 21:42
-
Review: Empat Gol Indonesia Lumat Kirgistan
Tim Nasional 1 November 2013, 21:27
-
Review: Drama Enam Gol di Giuseppe Meazza
Liga Italia 27 Oktober 2013, 03:57
-
Review: Panggung El Clasico Milik Neymar
Liga Spanyol 27 Oktober 2013, 01:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR