
Bola.net - Bek Liverpool Andrew Robertson memuji performa Sadio Mane saat melawan Aston Villa dan menyebut penampilannya di laga itu merupakan bukti bahwa Mane telah meningkatnan standar performanya pada tahun 2019 ini.
Liverpool secara umum mengalami kesulitan saat jumpa Aston Villa di Villa Park pada Sabtu (02/11/2019) kemarin. Sebab sang lawan bermain defensif.
Mereka juga berbahaya dalam situasi serangan balik. Akan tetapi pada akhirnya Liverpool bisa menang dengan skor 1-2 meski sempat tertinggal lebih dahulu.
Aktor kemenangan Liverpool di laga itu adalah Mane. Ia yang memberikan assist untuk gol pertama yang dicetak Robertson dan pemain Senegal itu juga yang mencetak gol kedua The Reds di masa injury time babak kedua.
Pujian Robertson
Robertson mengungkapkan gol sundulan Mane itu tak berbau keberuntungan. Sebab mereka sudah sering melatihnya sebelumnya.
Selain itu bek asal Skotlandia tersebut juga memuji Mane secara keseluruhan. Menurutnya tahun ini ia tampil lebih baik dari tahun sebelumnya.
"Itu adalah gol yang menghancurkan," kata Robertson di situs resmi Liverpool.
"Kami melatihnya dalam sesi latihan, bekerja di tiang depan ... momen-momen besar terjadi pada menit ke-94 atau ke-95 dan ia muncul. Hasil yang luar biasa," serunya.
"Sadio telah luar biasa sejak saya masuk tim ini, tetapi pada tahun 2019 saya pikir ini adalah tahunnya. Ia benar-benar membalikkannya. Ia jelas berbagi penghargaan Sepatu Emas [Premier League] tahun lalu dan ia memulai tahun ini dengan cepat," pujinya.
Gol Injury Time
Gol sundulan Mane itu adalah gol ke-35 yang dicetak oleh Liverpool di atas menit ke-90. Lima di antaranya mereka catatkan sejak awal musim lalu.
Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding tim-tim lainnya. Robertson pun membeberkan apa alasan Liverpool bisa mencatatkan banyak gol di injury time.
"Seperti yang kami katakan musim lalu juga, ini semua tentang pekerjaan yang kami jalani saat memasuki pra-musim dan kami bekerja sangat keras untuk menjadi bugar dan kami yakin kami bisa langsung bertanding sampa akhir," cetusnya.
"Kami bermain selama 95, 96 menit [di Villa] dan itulah sebabnya, ketika tim mulai lelah, kami seperti menemukan gigi kedua kami dan kami mulai mendapatkan peluang-peluang bagus," tandas Robertson.
Setelah ini Liverpool akan menjalani laga berat. Andrew Robertson dkk akan memulainya dengan berlaga lawan Genk di Liga Champions, kemudian Manchester City di Premier League.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Tetap Berpegang Teguh Pada Prinsip Jadi Kunci Kemenangan Liverpool Atas Aston Villa
- Disindir Guardiola, Sadio Mane Tak Sabar Untuk Bentrok dengan City
- Manchester United Siap Sikut Liverpool dalam Perburuan Timo Werner
- Statistik Aston Villa vs Liverpool: The Reds, Si Jago Membalikkan Skor
- Tertinggal dari Aston Villa, Liverpool Dinilai Tunjukkan Reaksi Sempurna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Balasan Klopp Pada Guardiola Setelah Mane Disebut Suka Diving
Liga Inggris 4 November 2019, 22:26
-
Real Madrid Hidupkan Minat untuk Mohamed Salah
Liga Inggris 4 November 2019, 21:15
-
Timo Werner Diincar MU dan Liverpool, Begini Respon RB Leipzig
Liga Inggris 4 November 2019, 19:40
-
Jamu Manchester City, Liverpool Diminta Tak Ulang Kesalahan Musim Lalu
Liga Inggris 4 November 2019, 18:25
LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR