- Gelandang anyar Manchester United, Fred ternyata terlebih dahulu menolak tawaran Manchester City sebelum menerima pinangan MU. Bahkan tawaran Man City jauh lebih besar dari MU, namun Shakhtar bersikeras mempertahankan Fred.
Agen Fred, Gilberto Silva mengamini sendiri kabar ini. Dia menyebut bahwa Man City sebenarnya merayu Fred di bursa transfer Januari lalu. Namun Shakhtar sama sekali tak mau mendegarkan tawaran Man City, Fred dianggap sebagai pemain terpenting Shakhtar.
Tawaran Man City sebenarnya tak mudah ditolak. Juara Premier League musim lalu itu menyodorkan jumlah uang yang tak sedikit. Hanya saja saat itu Shakhtar tak mau bernegosiasi, meski sang pemain menginginkannya.
Baca penjelasan Gilberto Silva soal transfer Fred di bawah ini:
Pemain Terpenting
Tawaran Man City datang di waktu yang salah. Gilberto Silva menilai itulah satu-satunya alasan Fred tak jadi bergabung dengan tim asuhan Pep Guardiola itu. Man City datang merayu saat Shakhtar benar-benar membutuhkan tenaga Fred.
"Soal Man City, dia (Fred) punya peluang pergi di bulan Januari. Namun Shakhtar melarangnya, tak ada diskusi apa pun," jelas Silva dikutip dari express.
"Tawaran itu bagus, bahkan lebih besar dari yang sekarang. Namun saat itu Shakhtar memahami bahwa dia adalah pemain terpenting untuk klub."
"Shakhtar tak ingin bernegosiasi, melarang kepergian Fred," sambung dia.
Profesional
Lebih lanjut, Silva menyebut sebenarnya Fred tak mudah menerima keputusan tersebut. Tawaran Man City terlalu sulit ditolak. Tetapi dia dan pihak klub berusaha meyakinkan Fred bahwa waktunya akan tiba. Fred menerima alasan Silva dan sekarang akhirnya jadi salah satu pemain terpenting di skuat MU.
"Kami membuat rencana untuk pergi di musim panas dan dia menerima gagasan itu. Semua kami bicarakan, dia memahami proses itu dan menerima gagasan kami. Ini berjalan dengan baik, karena sikap Shakhtar sebelum negosiasi itu sangat tepat."
"Kami bersikap profesional, dia juga demikian dengan tak kehilangan performa terbaiknya (setelah gagal pindah ke Man City). Itu adalah kesempatan negosiasi yang terlewatkan, kami menjelaskan padanya dan mengatakan bahwa klub tak ingin membiarkan dia pergi," pungkas dia.
Meski masih beradaptasi, Fred kini menjadi salah satu pemain penting di lini tengah MU. Dia berperan sebagai penghubung pemain belakang dengan para penyerang. (exp/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Faker dan Uzi mewakili negaranya masing-masing dan bertemu pada final League of Legends Asian Games 2018.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Manajer Timnas Inggris Ini Ternyata Penggemar Berat Liverpool
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 22:32
-
5 Alasan Real Madrid Harus Kejar Raheem Sterling
Editorial 30 Agustus 2018, 14:21
-
Gallagher: Man City Lebih Baik, MU Hanya Kejar Pemain Mahal
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 13:40
-
Sebelum Gabung MU, Fred Sempat Menolak Tawaran Masif Man City
Liga Inggris 30 Agustus 2018, 13:00
-
Mantan Bintang Oasis Sebut Fans Liverpool Delusional
Bolatainment 30 Agustus 2018, 13:00
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR