
Bola.net - Josep Guardiola menegaskan bahwa skuad Manchester City pun merasa sedih dan kecewa usai dibungkam Manchester United di Premier League akhir pekan lalu.
Minggu (7/3/2021), Man City takluk 0-2 kala menjamu MU di Etihad Stadium. Hasil ini menghentikan laju 21 kemenangan beruntun Man City dan jadi pukulan telak untuk si calon juara.
Sebenarnya posisi Man City di puncak klasemen tidak terlalu terpengaruh, masih memimpin dengan selisih 11 poin. Namun, tetap saja dikalahkan rival sekota bisa membuat tim kecewa berat.
Guardiola pun mengakui itu, lalu bagaimana kondisi skuad Man City?
Kecewa dan sedih
Guardiola mengakui timnya tampak lesu usai pertandingan, tapi baginya itu adalah reaksi yang wajar. Tim sekuat Man City pun tetap butuh waktu untuk mencerna kekalahan dan bangkit setelahnya.
"Ada campuran kekecewaan dan kesedihan. Di hari kedua kami sudah lebih baik dan hari ini kami benar-benar on fire untuk mencoba memainkan laga apik kontra Southampton besok," ujar Pep di Sky Sports.
"Ini proses yang wajar setelah Anda kalah dalam pertandingan, reaksi tim kami biasa."
"Saya kira sekarang semua menyadari betapa sulitnya memenangi pertandingan, untuk melakukan semuanya dengan baik," imbuhnya.
Kekuatan MU
Lebih lanjut, Guardiola pun menyadari kekalahan itu bisa terjadi karena lawannya sebagus MU. Man City tidak perlu memikirkannya berlebihan, MU memang bukan lawan mudah.
"MU adalah tim top dan klub top dengan pelatih bagus dan pemain-pemain bagus, jadi kekalahan itu bisa terjadi," lanjut Pep.
"Di Premier League, segalanya rumit dan sangat sulit. Ada kerja keras yang harus dilakukan untuk memasuki laga-laga terakhir dalam persaingan menjuarai Premier League," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Kecil Harapan Dean Henderson, David De Gea Tetap Nomor 1 di Manchester United
- MU Terlalu Bergantung pada Bruno Fernandes? Kan Masih Ada Jesse Lingard!
- Dapat Peran Baru di Chelsea, Kai Havertz Langsung Merasa Nyaman
- Pembaharuan Kontrak Wijnaldum di Liverpool Sungguh Berbelit-belit, Kenapa?
- Ketika Thomas Tuchel Ngamuk ke Timo Werner: Paham Gak Sih!?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Manchester City vs Southampton di Mola TV, 11 Maret 2021
Liga Inggris 10 Maret 2021, 22:40
-
Siap Pindah ke Barcelona, Sergio Aguero Ajukan Satu Syarat Ini
Liga Spanyol 10 Maret 2021, 17:00
-
Ogah Jemawa, Guardiola: MU Masih Bisa Juara Premier League!
Liga Inggris 10 Maret 2021, 05:15
-
Sedih dan Kecewa, Perasaan Skuad Man City Usai Dibungkam MU
Liga Inggris 10 Maret 2021, 04:30
-
Andrea Pirlo Mengingatkan Pemain Juventus akan Sosok Josep Guardiola
Liga Italia 10 Maret 2021, 01:23
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR