
Bola.net - Meninggalkan Tottenham tidak pernah mudah bagi Harry Kane. Namun dirinya tidak pernah menyesal ketika memutuskan untuk pindah ke Bayern Munchen.
Kane itu sudah jadi legenda di Tottenham. Dedikasinya sungguh luar biasa. Ia mulai konsisten membela Tottenham sejak 2013 silam.
Tidak hanya soal durasi pengabdian, kontribusi Kane kelewat masuk akal. 278 gol dan 64 assist dibukukannya dari 430 total pertandingan di seluruh kompetisi.
Maka dari itu, ia begitu dicintai di Tottenham. Jika saja tidak ada klub yang berusaha memboyongnya, peluang Kane untuk bertahan sangat besar.
Akhirnya Pindah
Kane lalu mengambil keputusan penting dalam kariernya. Dia memilih untuk pindah dari Tottenham setelah Munchen meminangnya dengan mahar transfer 100 juta Euro.
“Di sepak bola dan kehidupan, pada akhirnya kita akan mendapat petualangan baru. Kalian harus fokus dengan itu,” ucapnya kepada Evening Standard.
“Saya senang dengan keputusan yang telah saya ambil. Sedikit pun saya tidak menyesali keputusan ini. Saya bangga memulai perjalanan yang baru,” tambahnya.
Langsung Nyetel
Tidak butuh waktu lama bagi Kane untuk menyetel dengan Munchen. Penyerang berusia 30 tahun itu sudah mencatatkan sembilan gol dan lima assist dari sepuluh laga di seluruh kompetisi.
“Saya mulai dengan mencari rumah baru, belajar bahasa baru, serta mengenali rekan-rekan baru dan staf Bayern Munchen,” katanya.
“Saya langsung memfokuskan perhatian saya pada Munchen. Tentu saja karena saya ingin sukses bersama tim ini,” imbuh pemain Timnas Inggris tersebut.
Tottenham yang Baru
Sejak ditinggal bomber ganasnya, Tottenham sedang jadi tim yang baru. Skuad yang kini diasuh Ange Postecoglou itu memimpin klasemen sementara Liga Inggris hingga pekan ke-8.
Tottenham telah mengumpulkan 20 poin, hasil dari enam kemenangan dan dua hasil imbang. Ya, Tottenham belum pernah kalah sejauh ini.
“Awalnya terasa aneh, melihat mereka [Tottenham] bermain, tetapi saya tidak berada di sana,” canda Kane mengakhiri pernyataannya.
Sumber: Evening Standard
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sedikit pun Harry Kane Tidak Menyesal Tinggalkan Tottenham
Liga Inggris 14 Oktober 2023, 03:20
-
Sesuatu di Diri James Maddison yang Tidak Ada di Martin Odegaard
Liga Inggris 14 Oktober 2023, 02:15
-
Kesengsem dengan Laju Impresif, Harry Kane Jagokan Tottenham Juara Premier League
Liga Inggris 12 Oktober 2023, 06:35
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR