
Bola.net - Sebuah informasi baru beredar mengenai skema penyelesaian Premier League musim ini. Otoritas Liga Inggris diberitakan akan menyelesaikan Liga dalam kurun waktu lima pekan saja.
Sejak pertengahan Maret kemarin, gelaran Premier League resmi ditangguhkan. Menyusul penyebaran virus corona yang sudah menjangkiti wilayah Brittania Raya.
Hingga saat ini gelaran kasta tertinggi EPL itu masih ditangguhkan hingga waktu yang tidak ditentukan. Hal ini dikarenakan pandemi corona di Inggris dan di Eropa masih belum bisa diprediksi kapan berakhir, sehingga tanggal penyelenggaraan Liga ini juga tidak menentu.
The Telegraph melansir bahwa ada rencana terbaru yang dikeluarkan oleh FA dan Operator EPL. Mereka berencana untuk menyelesaikan Premier League dalam kurun waktu lima pekan.
Simak rencana FA dan EPL selengkapnya di bawah ini.
Lima Pekan Tanpa Penonton
Menurut laporan tersebut, FA dan EPL berencana untuk mulai menggelar Liga di sekitar awal Juni mendatang.
Nantinya sembilan pertandingan sisa Premier League akan dimampatkan dalam kurun waktu lima pekan saja. Itu berarti setiap pekannya, masing-masing klub akan memainkan dua pertandingan.
Tidak hanya itu, demi keamanan bersama, sembilan laga sisa Premier League tersebut akan digelar tanpa penonton. Sementara seluruh pemain diwajibkan mengikuti tes corona sebelum dan sesudah pertandingan, di mana mereka juga diminta meminimalisir kontak dengan yang lain.
Opsi Tempat
Laporan The Telegraph itu juga melansir bahwa FA berharap sisa sembilan pertandingan ini akan digelar di stadion masing-masing klub ketimbang menggunakan tempat netral.
Namun sebagai langkah antisipasi, FA menawarkan dua venue netral. Yang pertama di Wembley dan yang kedua di markas latihan Timnas Inggris, St George Park.
St George Park dipilih karena ada lima lapangan berkualitas terbaik lengkap dengan penerangan yang bagus dan fasilitas pendukung yang memadai. St George Park diharapkan bisa membantu untuk mengurangi jarak bepergian antar tim.
Langkah Darurat
EPL dan FA mengambil langkah ini karena mereka ditunggu denda besar jika Premier League harus dibatalkan.
Menurut rumor yang beredar, Premier League harus membayar 765 juta pounds sebagai denda pembatalan Liga musim ini.
(The Telegraph)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maaf Arsenal dan Chelsea, Luka Jovic Tidak Dilepas!
Liga Spanyol 13 April 2020, 22:00
-
Bangganya Achraf Hakimi Jadi Rebutan Banyak Klub di Bursa Transfer
Bundesliga 13 April 2020, 21:40
-
Para Pemain Muda yang Bersinar Setelah Dipoles Jose Mourinho
Liga Inggris 13 April 2020, 21:11
-
Zinedine Zidane Beri Lampu Hijau Perekrutan N'Golo Kante
Liga Spanyol 13 April 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR