Bola.net - - Manajer anyar Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menegaskan ia siap membantu Paul Pogba untuk menemukan kembali performa terbaiknya.
Sejak didatangkan dari Juventus pada tahun 2016 lalu, Pogba tak bisa tampil sesuai ekspektasi. Permainannya terus inkonsisten.
Jose Mourinho sebenarnya sudah mencoba berbagai cara untuk membantu pemain Prancis itu menemukan performa terbaiknya. Mulai dari mengutak-atik posisinya, hingga memberikannya ban wakil kapten.
Namun semua usaha itu sia-sia saja. sampai-sampai Mourinho kesal sendiri dan sempat menyebutnya virus bagi pemain lain.
Target Solskjaer
Pogba bukanlah pemain yang asing bagi Solskjaer. Sebab ia dahulu pernah melatihnya saat di tim pemain cadangan.
Kini ia mengakui bahwa Pogba tak banyak berubah, kecuali kualitasnya kini sangat jempolan. Ia pun bertekad akan bisa membantunya untuk mengeluarkan performa terbaiknya, dan demikian juga dengan para pemain lainnya.
“Ia adalah pemenang Piala Dunia, Paul adalah anak yang hebat. Ketika saya memiliki dirinya saat masih anak-anak, ia selalu menjadi anak yang periang, dan ia tidak berubah dari segi kepribadian," serunya seperti dilansir Goal International.
“Ia pemain yang lebih baik, dan tentu saja saya ingin mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Anda memiliki begitu banyak pemain berkualitas sehingga saya ingin mencoba mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan ia tidak berbeda dengan orang lain," tegas Solskjaer.
Manajer yang Berkuasa
Di era sepakbola modern ini, situasi sepertinya sudah berubah. Ada pemain yang punya pengaruh begitu besar terhadap ruang ganti pemain, mengalahkan manajer.
Situasi seperti itulah yang tampaknya terjadi saat Mourinho berada di Old Trafford. ia dan Pogba sepertinya beradu pengaruh di ruang ganti pemain.
Terkait hal ini Solskjaer menegaskan bahwa sampai kapan pun, dalam sebuah tim, manajer lah yang berkuasa. Pemain harus tunduk terhadap manajernya itu, seperti di era Sir Alex Ferguson dahulu.
"Saya tidak yakin kekuatannya sudah beralih ke ruang ganti. Sepakbola berkembang tentu saja, dan pelatih [Ferguson] bertanggung jawab atas kurang lebih seluruh klub," tuturnya.
"Sepakbola berkembang, struktur klub telah berkembang, tetapi kekuatan ada pada manajer... Ia memilih tim, ia memilih taktik, strategi, filosofi ada di dinding-dinding ini," tegasnya.
"Jadi warisan itu lebih penting daripada kekuatan pemain mana pun, karena saya harus mengatakan menjadi bagian dari Man United dan menjadi pemain Man United adalah hak istimewa. Dan saya pikir mereka semua ingin sukses di sini."
Berita Video
Ditanya Kans Juara Premier League, Jurgen Klopp Berikan Jawaban Ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solskjaer Diyakini Akan Kesulitan Hadapi Pemain Bintang MU
Liga Inggris 22 Desember 2018, 22:59
-
Ramos: Semua Orang Pasti Menginginkan Mourinho
Liga Spanyol 22 Desember 2018, 18:21
-
Solskjaer Siap Bantu Pogba Temukan Performa Terbaiknya
Liga Inggris 22 Desember 2018, 16:57
-
Awas MU! Solskjaer Tegaskan Dirinya Juga Punya Hairdryer Treatment!
Liga Inggris 22 Desember 2018, 16:29
-
Liga Inggris 22 Desember 2018, 14:00

LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR