
Bola.net - Kritik terbuka yang dilancarkan manajer Antonio Conte kepada pemilik dan pemain Tottenham sempat membuat gempar internal tim. Namun ternyata, tidak semua pemain merasa sakit hati.
Pernyataan itu disampaikan Conte saat konferensi pers sesuai laga Southampton vs Tottenham. Tottenham yang sempat unggul 3-1 justru dikejar dan berakhir imbang jadi 3-3.
Conte menuding para pemain hanya bermain demi diri sendiri dan tidak mementingkan tim. Determinasi para pemain juga dianggap sangat rendah, sehingga tidak hanya untuk mendapatkan trofi, memenangkan laga pun sulit.
Bagi sebagian pemain, mereka sakit hati dengan apa yang disampaikan Conte. Tetapi bagi pemain lain, khususnya Dejan Kulusevski, kritikan tersebut ditanggapi dengan hati yang dingin.
Tidak Merasa
Menurut Kulusevski, ia tidak merasa jadi bagian kritik karena sudah berusaha semaksimal mungkin di latihan dan lapangan. Jadi dia tidak ambil pusing dengan kritik dari sang manajer.
"Saya tahu apa yang saya lakukan untuk tim setiap hari. Saya selalu menyiapkan diri sebaik mungkin," katanya kepada Sky Sports.
"Terkadang saya bermain kurang bagus dan saya bertanggungjawab dengan hal itu. Tapi apa yang dikatakan Conte, itu adalah pendapatnya. Saya menghargainya," tambah dia.
Terima Fakta
Pemain asal Swedia ini merasa para pemain harus menerima fakta bahwa apa yang dikatakan Conte itu benar. Respons para pemain seharusnya adalah bangkit bersama.
"Kami harus menerima bahwa kami tersingkir di semua kompetisi. Kami juga baru keluar dari Liga Champions," jelas dia.
"Saya tahu terkadang kita harus sedih dan marah. Tetapi kita tetap harus menghargai pendapatnya. Saya sendiri merasa senang bekerja dengannya," tandas dia.
Kurang Spesifik

Sebelumnya, Pierre-Emile Hojbjerg jadi pemain Tottenham pertama yang buka suara ke publik terkait kritikan Conte.
Dia termasuk pemain yang tidak terima dengan kritikan tersebut. Hojbjerg merasa kritikan Conte kurang spesifik untuk membangkitkan semangat tim lagi.
Sumber: Sky Sports
Klasemen Premier League 2022/2023
Bacaan Terkait:
- Pecat Antonio Conte, Segini Pesangon yang Harus Dibayarkan Tottenham
- Buntut Komentar Pedas Conte, Pierre-Emile Hojbjerg: Harusnya Dia Hargai Pemain!
- Tottenham Incar Sosok dari Bundesliga untuk Gantikan Antonio Conte
- Nasib Tiga Manajer Usai Latih Tottenham: Semuanya Dapat Trofi Loh di Klub Baru!
- Ganti Tiga Manajer, Habiskan Rp 7 Triliun untuk Rekrut 29 Pemain, dan Tottenham Masih Begitu-begitu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Semua Pemain Tottenham Sakit Hati dengan Kritik Antonio Conte
Liga Inggris 23 Maret 2023, 12:39
-
Pecat Antonio Conte, Segini Pesangon yang Harus Dibayarkan Tottenham
Liga Inggris 22 Maret 2023, 11:40
-
Terancam Dipecat, 5 Pelatih Calon Pengganti Antonio Conte di Tottenham
Editorial 22 Maret 2023, 04:12
-
Tottenham Incar Sosok dari Bundesliga untuk Gantikan Antonio Conte
Liga Inggris 21 Maret 2023, 14:11
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR