
Bola.net - Premier League 2019/20 bakal dimulai tepat satu pekan lagi. Liverpool bakal menjamu Norwich City, Sabtu (10/8) dini hari WIB pekan depan sebagai laga pembuka.
Seperti biasa, ketika musim baru Premier League dimulai, fans di Indonesia bersatu dalam pertanyaan: "bisa nonton di channel mana?"
Fenomena ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia, negara-negara lain di berbagai belahan dunia juga merasakan masalah yang sama. Bagaimanapun, Premier League adalah liga sepak bola paling populer dengan dua miliar fans di seluruh dunia.
Musim depan, hak siar Premier League Indonesia dipegang oleh dua perusahaan: Mola Sport dan TVRI. Entah bagaimana pembagiannya, yang jelas big match bakal jadi rebutan.
Sebenarnya apa penyebab nonton Premier League begitu sulit? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hak Siar Resmi
Mengutip Premierleague.com, saat ini hak siar Premier League dipegang oleh Sky Sports, BT Sport, dan Amazon untuk penayangan di wilayah UK. Karena itulah mereka biasanya menerapkan batasan geo-location.
Tidak main-main, Sky dan BT membayar 4.464 miliar poundsterling alias sekitar 76.8 triliun rupiah untuk menayangkan 160 pertandingan Premier League dari musim 2019/20 sampai 2021/22.
Sky membayar 3,6 miliar pounds untuk menayangkan 128 pertandingan per musim, sementara BT mengeluarkan 885 juta pounds untuk menayangkan 42 pertandingan. 40 laga sisa bakal dibagi ke perusahaan lain, Premier League memang tidak mengizinkan monopoli hak siar oleh satu media saja.
Luar Biasa Mahal
Mari berhitung! Jika Sky membayar 3,6 miliar pounds atau sekitar 62 triliun rupiah untuk 128 pertandingan, berapa harga per satu pertandingan?
Ya, sekitar 484 miliar rupiah per satu pertandingan saja. Luar biasa mahal! Premier League tahu betul cara memanfaatkan popularitas mereka, tentu sebagian besar uang tersebut masuk ke kantong klub masing-masing.
Tentu saja kami tidak benar-benar tahu berapa harga hak siar pertandingan Premier League di Indonesia. Namun, kontrak Sky Sports dan BT Sport di atas sudah cukup menjadi acuan. Kondisi inilah yang mungkin membuat media-media Indonesia berpikir dua kali sebelum membeli hak siar Premier League yang terlampau mahal.
Yang perlu diingat, hitungan tersebut hanya estimasi kasar. Harga hak siar duel Manchester United vs Liverpool tentu jauh lebih mahal daripada duel Brighton vs Norwich City, misalnya.
Menarik ya, Bolaneters!
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Liverpool vs Chelsea di UEFA Super Cup Dipimpin Wasit Perempuan
Lain Lain 2 Agustus 2019, 19:04
-
Pujian Setinggi Langit Christian Pulisic untuk Ross Barkley
Liga Inggris 2 Agustus 2019, 18:50
-
Kante Nikmati Perubahan Peran di Chelsea Era Maurizio Sarri
Liga Inggris 2 Agustus 2019, 18:43
-
Uang dan Hak Siar: Mengapa Sulit Nonton Premier League di Indonesia?
Liga Inggris 2 Agustus 2019, 14:00
-
Ada Harapan Besar dalam Gol Perdana Christian Pulisic di Chelsea
Liga Inggris 2 Agustus 2019, 07:37
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 8-9 April 2026
Liga Champions 6 April 2026, 15:44
-
Saran Dari Legenda, Ini Dua Nama Gelandang yang Harus Dikejar MU
Liga Inggris 6 April 2026, 13:43
-
Bruno Fernandes Siapkan Penggantinya di Manchester United, Ini Sosoknya!
Liga Inggris 6 April 2026, 13:24
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR