
Bola.net - Inter Milan pulang dengan tiga poin penting usai menaklukkan Lecce pada pekan ke-26 Serie A 2025/2026. Bertanding di Stadion Via del Mare, Minggu (23/02/2026), Nerazzurri menang meyakinkan 2-0.
Gol pertama lahir lewat sentuhan Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-75 yang memecah kebuntuan. Tujuh menit berselang, Manuel Akanji menggandakan keunggulan Inter dan memastikan kemenangan tim tamu.
Di balik dua gol tersebut, ada peran besar Federico Dimarco yang kembali menunjukkan kualitasnya. Dua assist yang ia ciptakan membuat namanya semakin dekat dengan sejarah Serie A.
Kini, bek sayap berusia 28 tahun itu hanya tinggal selangkah lagi menuju rekor assist terbanyak dalam satu musim liga. Satu umpan matang lagi akan membuatnya sejajar dengan pencapaian terbaik sepanjang era modern.
Mesin Assist Nerazzurri tak Terbendung

Musim ini menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Federico Dimarco bersama Inter. Performa konsistennya dari sisi kiri membuatnya tak tergantikan dalam skema permainan.
Dari 24 penampilan di Serie A, Dimarco sudah mengoleksi 15 assist dan lima gol. Artinya, ia terlibat langsung dalam 20 gol Inter hanya dari perannya sebagai bek sayap kiri.
Dua assist terbarunya ke gawang Lecce seluruhnya berasal dari situasi bola mati. Baik gol Mkhitaryan maupun Akanji tercipta lewat akurasi tendangan sudutnya yang sulit diantisipasi.
Kontribusi besar tersebut ikut membawa Inter kukuh di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin. Tak heran jika namanya mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat MVP Serie A musim 2025/2026.
Tinggal Selangkah Menuju Rekor Serie A
Dengan koleksi 15 assist, Dimarco kini hanya terpaut satu angka dari rekor assist terbanyak dalam satu musim Serie A. Menurut laporan Football Italia, catatan tertinggi tersebut sebelumnya dibukukan oleh Papu Gomez dengan 16 assist pada musim 2019-20.
Artinya, satu assist tambahan saja akan membuat Dimarco menyamai pencapaian tersebut. Jika mampu menambah dua assist lagi dalam 12 laga tersisa, ia akan resmi memecahkan rekor.
Rata-rata assist Dimarco musim ini juga impresif karena ia mencatatkan satu assist setiap 1,2 pertandingan. Statistik itu mempertegas betapa krusialnya peran pemain timnas Italia tersebut dalam sistem permainan Inter.
Dengan momentum yang terus terjaga, peluang memecahkan rekor terbuka lebar. Konsistensi menjadi kunci jika ia ingin menorehkan namanya dalam sejarah kompetisi tertinggi Italia itu.
Respons Rendah Hati Usai Tumbangkan Lecce
Meski namanya terus disorot, Dimarco tetap menunjukkan sikap rendah hati selepas laga. Ia lebih menekankan pentingnya kemenangan tim dibanding pencapaian pribadi.
Kemenangan atas Lecce juga memperpanjang tren positif Inter setelah sebelumnya menundukkan Juventus. Hasil itu sekaligus menjadi modal penting jelang leg kedua Liga Champions melawan Bodo/Glimt di San Siro.
Dimarco mengakui laga di Via del Mare berjalan sulit, apalagi Inter baru kembali dari perjalanan jauh ke Norwegia. Namun ia bersyukur tim mampu menjaga fokus hingga akhir pertandingan.
“Ini melegakan sekali,” katanya tentang gol kedua, yang tercipta pada menit ke-75 untuk menenangkan Inter, dikutip dari SempreInter.
“Kami tahu ini adalah pertandingan yang sangat menuntut melawan tim yang terorganisir dengan baik, dan kami juga baru saja kembali dari perjalanan ke Norwegia. Tapi tidak apa-apa, ini kemenangan penting karena memberi kami kontinuitas setelah kemenangan atas Juventus. Kami membutuhkannya untuk memperpanjang keunggulan kami.”
Klasemen Liga Italia
(Football Italia/SempreInter)
Baca Juga:
- Prediksi Inter vs Bodo/Glimt 25 Februari 2026
- Sikut-sikutan Menuju Liga Champions, Persaingan Serie A Memanas: Hanya Inter Milan yang Nyaman!
- Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
- Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
- Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
- Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR