
Bola.net - Inter Milan gagal mendulang kemenangan saat bertemu Napoli pada laga leg pertama babak semi-final Coppa Italia, Kamis (13/2/2020) tadi. Sang pelatih, Antonio Conte, berkata bahwa ini adalah dampak dari laga Derby Della Madonnina.
Klub berjuluk Nerazzurri tersebut tampak dominan dalam laga yang berlangsung di markasnya sendiri itu. Mereka mencatatkan total 13 tembakan dengan penguasaan bola sebesar 55 persen.
Sayangnya, takdir berkata lain. Mereka gagal memberikan senyum di wajah pendukungnya karena kalah dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol Napoli tercipta pada menit ke-57 melalui aksi Fabian Ruiz.
Untungnya, Inter tidak langsung tersingkir dari ajang Coppa Italia. Mereka punya kesempatan untuk membalas pada leg kedua yang digelar di markas Il Partenopei, San Paolo, pada bulan Maret mendatang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Inter Kehabisan Tenaga
Setelah pertandingan, Antonio Conte menjelaskan alasan utama mengapa timnya bisa menelan kekalahan dalam laga kali ini. Ia mengatakan bahwa tenaga pemainnya terkuras usai menjalani laga kontra AC Milan.
Sebagai informasi, pertandingan antara Inter melawan Milan tersaji di ajang Serie A akhir pekan kemarin. Laga tersebut sukses dimenangkan Nerazzurri dengan skor 4-2.
"Derby mengambil banyak energi, baik secara fisik dan terutama dari segi psikologis Saya membuat lima perubahan dari hari Minggu (Senin dini hari WIB) untuk memasukkan beberapa tenaga baru," ujar Conte kepada Rai Sport.
Napoli Punya Kualitas
Sebagai informasi, kemenangan atas Milan tersebut diraih dengan susah payah oleh Inter. Mereka sempat tertinggal dua gol lebih dulu sebelum menjebol gawang Rossoneri sebanyak empat kali pada babak kedua.
Tentu saja, kelelahan bukan faktor utama mengapa Inter Milan pulang dengan tertunduk lesu dari laga kontra Napoli. Conte juga menyebutkan kalau Napoli merupakan tim yang sulit untuk dikalahkan jika melihat rekam jejaknya.
"Napoli mengalahkan Juventus, Lazio dan Liverpool pada musim ini, jadi itu artinya mereka punya kualitas di sana," tambah mantan pelatih Chelsea tersebut.
"Saya berkata, setelah Juventus, Napoli memiliki skuat yang paling impresif di Serie A," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Perkasa, Tapi tak Berdaya di Hadapan Tim yang Bertahan
Liga Italia 13 Februari 2020, 07:39
-
Antonio Conte: Inter Kalah karena Derby Della Madonnina Melelahkan
Liga Italia 13 Februari 2020, 07:23
-
Laga Inter vs AC Milan Diklaim Sebagai Salah Satu Derby Terindah dalam Sejarah
Liga Italia 11 Februari 2020, 01:57
-
7 Faktor Penentu Hasil Akhir Derby Milan
Liga Italia 10 Februari 2020, 12:49
-
Reaksi Netizen Setelah AC Milan 'Dicomeback' Inter Milan: Koin untuk Rossoneri
Liga Italia 10 Februari 2020, 10:12
LATEST UPDATE
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Bayern Munchen Pecahkan Rekor Gol Bundesliga Usai Hancurkan St. Pauli 5-0
Bundesliga 12 April 2026, 06:49
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
LavAni Jadi Tim Pertama Lolos ke Grand Final Proliga 2026
Voli 12 April 2026, 06:25
-
Dengan Real Madrid, Selalu Ada Peluang untuk Comeback
Liga Champions 12 April 2026, 05:50
-
Real Madrid Bikin Trauma, Bayern Diminta Tetap Waspada
Liga Champions 12 April 2026, 05:23
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Semen Padang 12 April 2025
Bola Indonesia 12 April 2026, 05:10
-
Efisiensi Kylian Mbappe Turun, Real Madrid Mulai Terganggu
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:56
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Dewa United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:47
-
Real Madrid Lebih Solid Tanpa Mbappe?
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR