
Bola.net - Inter Milan kehilangan peluang penting dalam perburuan gelar setelah bermain imbang 2-2 melawan Napoli. Hasil ini tercipta pada laga pekan ke-20 Serie A 2025-2026 yang berlangsung di San Siro, Senin, 12 Januari 2026, dini hari WIB.
Pertandingan Liga Italia tersebut menjadi ujian besar bagi lini belakang tuan rumah yang selama ini tampil solid. Tekanan meningkat karena lawan merupakan pesaing langsung di jalur Scudetto musim ini.
Manuel Akanji yang biasanya tampil konsisten justru gagal menunjukkan performa terbaiknya. Bek tengah asal Swiss itu kesulitan menjaga area pertahanan pada duel berintensitas tinggi.
Malam Sulit Manuel Akanji

Inter Milan sebenarnya dua kali unggul dalam pertandingan ini, tetapi keunggulan itu selalu mampu dikejar Napoli. Ketidakmampuan mempertahankan fokus menjadi masalah utama sepanjang laga.
Akanji tampak kerepotan menghadapi pergerakan cepat Rasmus Hojlund yang kerap menariknya keluar dari posisi ideal. Situasi tersebut membuka celah yang kemudian dimanfaatkan Napoli untuk membangun serangan.
Gol pertama Scott McTominay pada menit ke-26 lahir dari kelengahan penjagaan di kotak penalti. Reaksi Akanji yang terlambat membuat sang gelandang bebas menyambut umpan silang Elif Elmas di tiang dekat.
Pada babak kedua, Inter kembali memimpin lewat penalti Hakan Calhanoglu menit ke-73. Namun, masalah serupa terulang ketika McTominay mencetak gol keduanya pada menit ke-81.
Dampak bagi Perburuan Scudetto

Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Inter Milan melawan rival langsung di bawah asuhan Cristian Chivu. Namun, performa lini belakang menjadi perhatian utama jelang fase krusial musim.
Akanji sebelumnya tampil kokoh sejak didatangkan dari Manchester City pada hari terakhir bursa transfer. Ia bahkan dengan cepat melampaui Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi dalam urutan pilihan bek tengah.
Laga ini menunjukkan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi Inter Milan. Tekanan pertandingan besar menuntut konsentrasi penuh selama 90 menit tanpa celah.
Chivu kini dituntut melakukan evaluasi cepat agar kesalahan serupa tidak terulang. Persaingan papan atas Serie A semakin ketat, sementara margin kesalahan kian menipis.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
- Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
- Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
- Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
- Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
- Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
- Real Madrid Kalah dari Barcelona, tapi Vinicius Junior Menunjukkan Sinyal Kebangkitan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:03
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leeds vs Man City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:59
-
Hasil Leeds vs Man City: Tetap Menang Walau Tanpa Haaland
Liga Inggris 1 Maret 2026, 02:43
-
Man of the Match Liverpool vs West Ham: Hugo Ekitike
Liga Inggris 1 Maret 2026, 01:54
-
Man of the Match Barcelona vs Villarreal: Lamine Yamal
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 00:23
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21




















KOMENTAR