Bola.net - Claudio Lotito, Presiden Lazio, mengungkapkan bahwa Silvio Berlusconi mendesaknya untuk membeli Biancocelesti. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan dari kebangkrutan.
Lotito mengenang meninggalnya sosok penting di sepak bola Italia, yaitu Berlusconi. Mantan Presiden AC Milan (1986-2017) tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 12 Juni 2023.
Presiden Lazio tersebut adalah orang terbaru yang memuji mantan Presiden Rossoneri itu. Lotito mengakui keterlibatannya dalam pengambilalihan Lazio pada tahun 2004.
Pada saat itu, Aquilotti sedang mengalami krisis keuangan. Mereka harus membayar utang dan pajak yang besar jika tidak ingin klub tersebut tutup buku.
Simak penjelasan lengkap dari Claudio Lotito di bawah ini, Bolaneters.
Saran Berlusconi untuk Beli Lazio

Pada awal tahun 2000-an, Lazio berada di ambang kebangkrutan. Sergio Cragnotti sebagai pemilik saat itu, dan perusahaan Cirio miliknya runtuh di tengah skandal akuntansi.
Awalnya, Berlusconi meminta Lotito untuk menjadi perdana menteri karena masalah di Ibukota Italia. Namun, pengusaha dan politisi itu memilih membeli Lazio.
"Saya membeli Lazio karena dia meminta saya menjadi Perdana Menteri, karena ada masalah ketertiban umum," kata Lotito kepada TG5, diambil dari Football Italia.
"Saya menerima telepon pada suatu Jumat dan Berlusconi berkata: 'Saya akan berangkat ke Amerika sekarang, semua orang terus memberi tahu saya tentang masalah ketertiban umum ini, masalah Lazio.'," ungkapnya.
"Dia adalah Perdana Menteri, pemilik Milan, dan pada saat itu sedang memikirkan masalah ketertiban umum di kota Roma," jelasnya.
Lotito Sebagai Penyelamat Lazio

Lotito mampu menghindari keruntuhan klub rival sekota AS Roma tersebut. Ia sukses membuat kesepakatan untuk membagi pembayaran pajak selama 23 tahun.
Dengan demikian, seiring berjalannya waktu, Lotito mampu membangun klubnya tersebut. Ia mulai mengontrak pemain dan manajer kelas dunia.
"Saya menyukai tantangan seperti Berlusconi. Saya mendengarkan dia ketika dia menyarankan itu karena bagi saya dia sosok hebat sebagai pribadi maupun pengusaha."
Sumber: Football Italia, Transfermarkt
Penulis: Raka Darmawan (Peserta program Magang Merdeka 2023)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Update Bursa Transfer Juventus 2023/2024
- Update Bursa Transfer AS Roma 2023/2024
- Diincar MU dan Chelsea, Andre Onana Buka Peluang Cabut dari Inter Milan
- Performa 4 Pemain yang Dibeli AC Milan pada Awal Musim 2022/2023, Siapa yang Paling Bersinar?
- Alasan AS Roma Coba Bajak Transfer Granit Xhaka
- Legenda AC Milan Ini Masih Tidak Percaya Silvio Berlusconi Meninggal Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain Bintang yang Pensiun di Musim 2022/2023
Liga Italia 14 Juni 2023, 15:07
-
Perburuan Mike Maignan Berakhir Pahit untuk Chelsea
Liga Inggris 14 Juni 2023, 14:00
-
Janji Setia! Rafael Leao Ingin Buat Sejarah Bersama AC Milan
Liga Italia 14 Juni 2023, 13:29
-
Berlusconi Adalah Alasan Lazio Masih di Kompetisi Tertinggi Italia
Liga Italia 14 Juni 2023, 12:15
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR