
Bola.net - Zlatan Ibrahimovic mengaku tidak yakin tentang masa depannya di AC Milan. Ada tiga kemungkinan: bertahan, pindah ke lain klub, atau gantung sepatu.
Ibra saat ini sudah berusia 38 tahun, dia kembali ke Milan pada Desember 2019 lalu dan sudah mencetak 4 gol dalam 10 penampilan sebelum musim dihentikan sementara akibat pandemi virus corona.
Mantan pemain Barcelona, Inter, dan Manchester United ini dikabarkan sedang mempertimbangkan masa depannya. Kontrak Ibra di Milan bakal kedaluwarsa ketika musim ini berakhir, dia harus mulai menimbang sejumlah opsi.
Apa kata Ibra? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Yakin
Usia boleh tidak lagi muda, tapi tidak ada yang bisa meragukan kemampuan Ibra dalam menjebol gawang lawan. Dia masih begitu tajam dan bisa menjebol gawang tim mana pun. Terbukti, kedatangan Ibra bisa mendongkrak performa Milan.
"Kita lihat saja [keputusan perihal masa depan]. Saya bahkan tidak tahu apa yang saya inginkan. Ada hal baru terjadi setiap hari. Siapa yang bisa memperkirakan corona ini?" jawab Ibra kepada Svenska Dagbladet via Goal internasional.
"Kita hanya perlu mencoba hidup dan menikmati hidup. Jangan terlalu khawatir, saya punya keluarga yang harus diurus, mereka merasa baik-baik saja jadi saya merasa baik."
Tragis
Lebih lanjut, Ibra mengaku tidak masalah dengan penghentian sementara sepak bola seperti saat ini. Baginya yang terpenting adalah keselamatan banyak orang. Nyawa lebih penting daripada olahraga mana pun.
"Itu [virus corona] mulai menyebar ke sepak bola. Mereka menutup fasilitas latihan, kami juga tidak dibolehkan pergi ke luar," sambung Ibra.
"Memang tragis liga sepak bola harus dihentikan, tapi kita harus menghargai sistem dan tetap bersabar. Mereka harus menemukan solusi yang bagus untuk komunitas."
"Nyawa lebih penting dari olahraga mana pun. Saya tidak cemas dengan corona. Saya kira itu akan diselesaikan, kita hanya perlu menunggu sampai para ahli tahu apa yang harus dilakukan," tutupnya.
Sumber: Svenska Dagbladet, Goal
Baca ini juga ya!
- Selamat Ulang Tahun Juara Liga Champions di Tiga Klub Berbeda, Clarence Seedorf
- Bek Sentral yang Sempurna itu Bernama Alessandro Nesta
- Mantan Miss Italia Ungkap Rahasia 'Ranjang' dengan Legenda AC Milan Alessandro Costacurta
- Kala Shevchenko Menaklukkan Buffon dengan Sebuah Golazo
- Siapa Bilang AC Milan Bapuk, 5 Alasan Bangga Menjadi Fans AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek Sentral yang Sempurna itu Bernama Alessandro Nesta
Liga Italia 1 April 2020, 17:03
-
Kala Shevchenko Menaklukkan Buffon dengan Sebuah Golazo
Liga Italia 1 April 2020, 14:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR