
Bola.net - Cristian Chivu menjalani awal musim yang menjanjikan sebagai pelatih baru Inter Milan. Ia berhasil membawa perubahan besar pada mentalitas dan gaya bermain tim.
Menurut laporan Corriere dello Sport via FCInterNews, Inter kini tampil lebih agresif dari sebelumnya. Perubahan ini terlihat jelas dari data statistik yang menunjukkan peningkatan di berbagai aspek permainan.
Inter bukan hanya tajam di lini depan, tetapi juga tangguh dalam merebut kembali bola. Mereka telah mencetak 26 gol di Serie A musim ini, jumlah tertinggi di liga sejauh ini.
Chivu membangun filosofi permainan berbasis pressing tinggi dan transisi cepat. Pendekatan ini membuat Inter sering memenangi duel dan segera menguasai permainan setelah kehilangan bola.
Chivu Ubah Pendekatan Inter Milan

Dibandingkan musim lalu di bawah Simone Inzaghi, Inter kini lebih aktif dalam merebut bola. Rata-rata, mereka mencatat 44,4 kali pemulihan bola per pertandingan.
Data juga menunjukkan peningkatan signifikan di area depan. Inter kini melakukan rata-rata 7,4 kali pemulihan bola di sepertiga lapangan lawan setiap laga.
Hal itu mencerminkan ambisi Chivu untuk membuat timnya selalu menekan dan memaksa lawan melakukan kesalahan. Gaya ini berbuah peluang, dengan rata-rata 1,7 tembakan tercipta dari hasil pressing tinggi.
Risiko dari Gaya Agresif Inter

Namun, gaya agresif ini juga membawa konsekuensi. Inter menjadi salah satu tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak di Serie A musim ini.
Dalam kemenangan 2-0 atas Lazio akhir pekan lalu, Inter mencatat 26 pelanggaran dalam satu laga. Angka ini jauh di atas rata-rata liga yang hanya 14,5 pelanggaran per pertandingan.
Meski begitu, hasil dan konsistensi tetap mendukung pendekatan Chivu. Inter terlihat lebih hidup, penuh energi, dan berbahaya di setiap menit permainan.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Sukses Hidupkan Kembali Sisi Kiri Pertahanan Inter Milan
Liga Italia 12 November 2025, 14:33
-
Satu Posisi Jadi Prioritas Utama Juventus di Bursa Transfer Musim Dingin
Liga Italia 12 November 2025, 14:23
-
Cristian Chivu Ubah Wajah Inter Milan: Lebih Agresif, Lebih Efektif
Liga Italia 12 November 2025, 13:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR