
Bola.net - Cristian Chivu mengakui sistem high press agresif Inter Milan sangat sulit dipertahankan. Inter baru saja menang meyakinkan 2-0 atas Lazio di San Siro.
Menurutnya, tuntutan energi untuk bermain setiap tiga hari sangat tinggi. Kemenangan ini diraih lewat gol cepat Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny.
Chivu memuji seluruh 22 pemainnya yang bekerja keras tanpa henti. Rotasi skuad menjadi kunci utama untuk menjaga level energi tim tetap di puncak.
Hasil ini membawa Inter memuncaki klasemen Serie A. Mereka memanfaatkan terpelesetnya AC Milan yang ditahan imma Parma dan kekalahan Napoli.
Tuntutan Energi Sistem Baru
Ada perubahan jelas sejak Chivu mengambil alih dari Simone Inzaghi. Inter kini menerapkan permainan menekan yang jauh lebih ultra-agresif.
Gol pertama melawan Lazio lahir dari skema ini. Alessandro Bastoni berhasil merebut bola di area berbahaya yang langsung dikonversi Lautaro.
"Tidak mudah mempertahankan sikap ini ketika bermain setiap tiga hari," ujar Chivu.
"Jadi Anda perlu memahami momen yang tepat untuk menekan atau menahan diri," jelasnya.
Peran Vital Rotasi Skuad
Chivu sadar betul risiko kelelahan pemain dalam sistem barunya. Oleh karena itu, rotasi adalah jawaban mutlak untuk menjaga intensitas permainan.
Ia bersyukur semua pemain pengganti mampu tampil baik saat diberi kesempatan. Ini memungkinkan para pilar utama mendapat waktu istirahat yang sangat cukup.
"Dalam rotasi skuad kami, semua orang yang masuk telah unjuk gigi," lanjut Chivu.
"Dan itu memungkinkan kami mengistirahatkan beberapa pemain, sehingga kami dapat mempertahankan level energi itu. Anda membutuhkan energi itu untuk menjadi dominan dan melakukan apa yang diminta pelatih," imbuhnya.
Bekerja Keras Demi Keseimbangan
Pelatih asal Rumania itu memuji kedalaman skuadnya. Ia melihat para pelapis seperti Petar Sucic, Piotr Zielinski, Carlos Augusto, dan Yann Bisseck selalu siap.
Ia mengakui bahwa mengganti banyak pemain sekaligus sangat berisiko merusak keseimbangan. Namun, ia merasa puas dengan proses yang berjalan sejauh ini.
"Ini adalah grup berisi 22 pemain, dan mereka semua bekerja keras untuk berkembang," kata Chivu.
"Saya harus katakan, saya cukup puas dengan prosesnya sejauh ini, dan tahu semua orang punya ruang untuk perbaikan."
Waktunya Istirahat dan NFL
Kemenangan ini membawa Inter ke puncak klasemen jelang jeda internasional. Chivu pun kini fokus untuk istirahat sejenak dari sepak bola.
Ia berencana menikmati waktu berkualitas bersama keluarga. Selain itu, ia juga akan menonton beberapa pertandingan olahraga favoritnya, NFL.
"Saya akan mengambil beberapa hari untuk istirahat, menikmati keluarga saya, menonton beberapa pertandingan NFL," tuturnya.
"Saya bahkan libur di akhir pekan, jadi harus memutuskan apa yang harus dilakukan bersama istri dan anak-anak saya," tutupnya sambil tersenyum.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli Diterpa Krisis: 3 Laga Tanpa Gol, Para Pemain Ingin Antonio Conte Segera Dipecat?
Liga Italia 10 November 2025, 18:51
-
Ketika AS Roma Mulai Berani Bermimpi Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 10 November 2025, 18:39
-
Lautaro Martinez Akhirnya Akhiri Paceklik Gol di Serie A
Liga Italia 10 November 2025, 16:24
-
Rahasia Gacor Lautaro Martinez Terungkap: Cuma Disuruh 'Tersenyum' oleh Chivu!
Liga Italia 10 November 2025, 09:13
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR