Bola.net - Situasi di persepakbolaan Italia, khususnya Serie A semakin tak menentu akibat semakin parahnya penyebaran wabah virus Corona.
Penyebaran wabah virus Corona di Italia, khususnya regional Lombardy memang makin parah. Kini terdapat lebih dari 5 ribu kasus di wilayah itu saja.
Hingga kini kasus virus Corona di Italia telah merenggut 233 nyawa, sedangkan 567 pasien lainnya tengah mendapat perawatan intensif.
Desakan Asosiasi Pemain Italia
Minggu (8/3/2020), Asosiasi Pemain Italia lewat sang presiden, Damiano Tomassi mengirimkan surat kepada Kementerian Olahraga Italia, mendesak agar kompetisi sepak bola dihentikan.
“Mari kita hentikan liga! Apakah kita membutuhkan yang lain? Hentikan sepak bola! ” tulis Tommasi di Twitter, dikutip dari Football Italia.
Dia juga menambahkan tagar #healthcomesfirst.
Dorongan Asosiasi Pemain pun mendapat dukungan dari penyerang Brescia, Mario Balotelli yang menyebut bahwa kesehatan lebih penting dibanding olahraga.
Dukungan Menteri Olahraga Italia
Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora pun kemudian mendukung langkah tersebut. Pernyataan Spadafora untuk menghentikan Serie A sempat membuat laga Parma vs SPAL mengalami penundaan hingga 75 menit.
Pemerintah dan Asosiasi Pemain ingin agar liga dihentikan. Sebaliknya, para klub [Lega Serie A], federasi sepak bola Italia FIGC, dan Sky Sport selaku pemegang hak siar ingin agar kompetisi dilanjutkan.
Setelah mengalami negosiasi cukup sengit, laga Parma vs SPAL dan partai di akhir pekan ini akhirnya diputuskan untuk tetap digelar sesuai jadwal.
Buntut dari masalah ini, FIGC berencana menggelar rapat luar biasa bersama para stake holder pada Selasa (10/3/2020) mendatang.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zvonimir Boban: AC Milan Diktator Seperti Korea Utara
Liga Italia 8 Maret 2020, 23:00
-
Hasil Pertandingan AC Milan vs Genoa: Skor 1-2
Liga Italia 8 Maret 2020, 22:58
-
Seruan Pemberhentian Kian Kuat, Akankah Serie A Dilanjutkan?
Liga Italia 8 Maret 2020, 22:33
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR