Bola.net - Seruan yang meminta kompetisi Serie A karena adanya wabah virus Corona semakin menguat. Kali ini seruan tersebut datang dari Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora.
Italia bisa disebut sebagai salah satu negara dengan kasus virus Corona terbanyak di Eropa. Sampai berita ini dirilis, diketahui bahwa ada hampir 6 ribu kasus virus Corona yang tersebar di seluruh penjuru Italia dengan korban kematian mencapai 230 jiwa.
Baru-baru ini juga diketahui bahwa Presiden Piedmont, Alberto Cirio, positif terjangkit virus tersebut. Ironisnya, dia adalah sosok yang paling teguh membela laga Serie A antara Juventus kontra Inter Milan agar tetap bisa digelar.
Pihak Lega Serie A sendiri terus berupaya agar kompetisi bisa terus berjalan. Salah satunya adalah dengan meminta izin secara khusus kepada pihak pemerintah untuk tetap menggelar laga dengan syarat tanpa kehadiran penonton.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pernyataan Menteri Olahraga Italia
Masyarakat Italia bisa jadi lebih aman jikalau tidak menyaksikan pertandingan dari stadion secara langsung, tapi tidak dengan pemain. Hal ini kemudian membuat Tomassi jadi gerah. Melalui media sosial, ia meminta kompetisi dihentikan untuk sementara.
Pernyataan itu lantas mendapatkan dukungan dari Menteri Olaraga Italia, Spadafora. "Saya setuju dengan pandangan Damiano Tomassi, presiden asosiasi pemain sepak bola Italia, dan saya bersatu dengan seruannya untuk menghentikan liga sepak bola," ujarnya, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Tidak masuk akal, saat kami meminta warga melakukan pengorbanan besar demi mencegah penyebaran penularan, untuk mempertaruhkan kesehatan pemain, wasit, pelatih, fans yang sudah pasti berkumpul untuk menyaksikan pertandingan, hanya untuk melindungi urusan yang berputar disekitaran olahraga," lanjutnya.
"Federasi lainnya secara bijak telah menghentikan sepak bola untuk beberapa hari ke depan. Saya pikir ini adalah tugas dari presiden FIGC, Gabriele Gravina, untuk berkaca lagi, tanpa harus menunggu kasus pertama pemain Serie A terinfeksi, sebelum mengambil tanggung jawab dalam hal seserius ini," tambahnya.
Pernyataan Mario Balotelli
Penyerang Brescia, Mario Balotelli, juga menyatakan sepakat dengan pernyataan Tomassi. Ia mengatakan bahwa kesehatan pemain juga perlu diperhatikan dengan seksama. Dan salah satu caranya adalah menghentikan kompetisi untuk sementara.
"Uang tidak setara dengan kesehatan kami, kami harus bangun. Jangan menuliskan omong kosong kepada saya seperti: Tapi anda dilindungi! Apa bedanya bila anda bermain atau tidak?" tulisnya.
"Tidak akan ada bedanya kepada anda bermain di belakang pintu yang tertutup! Jangan mengambil kesenangan satu-satunya yang orang-orang miliki di akhir pekan dalam zona merah! lanjutnya.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Lega Calcio sebagai penyelengara terkait seruan ini. Sampai sekarang, pertandingan yang dilangsungkan hingga Selasa (10/3/2020) dini hari nanti belum dinyatakan ditunda ataupun diberhentikan.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Dampak Virus Corona, Desakan Agar Serie A Musim Ini Dihentikan Makin Santer
- Virus Corona Makin Parah, Mario Balotelli Desak Sepak Bola Italia Dihentikan
- Juventus vs Inter Milan, Maurizio Sarri Ingin Cristiano Ronaldo Dapat Hadiah Spesial
- Jadwal Pertandingan Serie A Hari Ini, Minggu 8 Maret 2020
- AC Milan Pecat Zvonimir Boban Usai Berselisih dengan Ivan Gazidis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zvonimir Boban: AC Milan Diktator Seperti Korea Utara
Liga Italia 8 Maret 2020, 23:00
-
Hasil Pertandingan AC Milan vs Genoa: Skor 1-2
Liga Italia 8 Maret 2020, 22:58
-
Seruan Pemberhentian Kian Kuat, Akankah Serie A Dilanjutkan?
Liga Italia 8 Maret 2020, 22:33
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR