
Bola.net - Emil Audero mencatatkan cleansheet saat Cremonese bermain imbang 0-0 melawan Hellas Verona pada pekan ke-21 Serie A 2025/26. Penampilan Emil Audero menjadi faktor utama keberhasilan tim tuan rumah mengamankan satu poin.
Pertandingan berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada , Selasa (20/1/2026) dini hari WIB. Laga ini berjalan ketat dengan tekanan besar dari tim tamu sepanjang 90 menit.
Verona tampil lebih agresif dengan menciptakan banyak peluang berbahaya. Namun ketangguhan Emil Audero di bawah mistar membuat gawang Cremonese tetap perawan.
Hasil ini membawa dampak penting bagi posisi klasemen kedua tim. Cremonese naik ke papan tengah, sementara Verona masih terpuruk di dasar klasemen.
Tekanan Verona dan Dominasi Peluang
Hellas Verona langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tim tamu mencatatkan 11 tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Cremonese lebih unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 53 persen. Meski demikian, mereka hanya mampu melepaskan lima percobaan sepanjang laga.
Perbedaan efektivitas serangan membuat laga berjalan dalam tensi tinggi. Verona terus menekan, sementara Cremonese mengandalkan disiplin bertahan.
Emil Audero Jadi Penyelamat Cremonese
Penampilan Emil Audero menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Kiper Timnas Indonesia itu mencatatkan total empat penyelamatan penting.
Dua di antaranya datang dari tembakan jarak dekat di dalam kotak penalti. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-38 saat ia menepis tembakan Giovane Nascimento dari sudut sempit.
Ketangguhan Emil Audero membuat Verona frustrasi sepanjang laga. Cleansheet ini menjadi bukti konsistensi sang penjaga gawang bersama Cremonese.
Gol Dianulir dan Akhir Tanpa Pemenang
Di penghujung babak kedua, Verona sempat merayakan gol lewat Giovane Nascimento. Namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Keputusan itu membuat peluang Verona meraih tiga poin sirna. Skor 0-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Cremonese pun sukses menghindari kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Satu poin ini menjadi hasil berharga dalam persaingan papan tengah.
Dampak Klasemen dan Posisi Kedua Tim
Hasil imbang ini membawa Cremonese naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi 23 poin dari 21 pertandingan.
Sebaliknya, Hellas Verona masih tertahan di dasar klasemen dengan 14 poin. Tren negatif membuat mereka kian terancam zona degradasi.
Bagi Cremonese, cleansheet Emil Audero menjadi modal penting untuk laga berikutnya. Performa solid di lini belakang memberi kepercayaan diri tambahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26

























KOMENTAR